MANADOPOST.ID—Awal tahun 2026 menjadi momentum penting bagi kebangkitan olahraga berkuda di Sulawesi Utara.
Gubernur Sulut Yulius Selvanus secara resmi membuka Kejuaraan Pacuan Kuda New Year Cup 2026 yang digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Desa Pinaesaan, Kecamatan Tompaso Barat, Kabupaten Minahasa, Sabtu (3/1/2026).
Ajang bergengsi ini langsung menyedot perhatian ribuan penonton dari berbagai daerah. Kehadiran masyarakat yang memadati arena sejak pagi hari menunjukkan tingginya minat publik terhadap olahraga pacuan kuda, sekaligus memperlihatkan potensi besar sektor sport tourism Sulawesi Utara yang terus berkembang.
Kemeriahan perlombaan semakin terasa ketika salah satu kuda milik Gubernur Yulius Selvanus yang turun dengan nomor start satu berhasil mencatatkan waktu terbaik dan keluar sebagai juara. Momen tersebut disambut sorak-sorai penonton yang memenuhi tribun, menambah atmosfer kompetisi yang kompetitif namun tetap sportif.
Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan profesionalisme di lintasan, Gubernur Yulius memberikan bonus pembinaan sebesar Rp10 juta kepada joki yang mengantarkan kudanya meraih posisi pertama. Menurutnya, penghargaan semacam ini penting untuk menjaga motivasi atlet sekaligus meningkatkan kualitas pacuan kuda di daerah.
“Bonus ini bukan sekadar hadiah, tetapi bentuk dorongan agar para joki dan tim terus berlatih, menjaga disiplin, dan meningkatkan prestasi,” ujar Gubernur Yulius kepada wartawan di sela-sela kegiatan.
New Year Cup 2026 juga menjadi ajang uji kelayakan pertama bagi gelanggang pacuan kuda Pinaesaan setelah menjalani renovasi besar sepanjang tahun 2025. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari lintasan pacu, sistem drainase, hingga aspek keselamatan bagi atlet dan kuda.
Gubernur Yulius menegaskan kualitas arena saat ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia menyebut, standar teknis lapangan kini sudah memenuhi syarat untuk menggelar kejuaraan berskala lebih besar.
“Sepanjang 2025 kita fokus memperbaiki seluruh aspek teknis gelanggang ini. Hari ini arena kembali digunakan dengan kualitas yang jauh lebih baik untuk menyambut New Year Cup 2026,” kata Yulius.
Menariknya, kejuaraan ini tidak hanya diikuti peserta lokal. Sejumlah kontingen dari luar Sulawesi Utara, seperti Gorontalo dan Sulawesi Selatan, turut ambil bagian. Kehadiran peserta lintas provinsi tersebut memperkuat posisi Minahasa sebagai salah satu pusat pacuan kuda di kawasan timur Indonesia.
Melihat antusiasme peserta dan penonton, Gubernur Yulius optimistis Sulawesi Utara memiliki peluang besar untuk menjadi sentra olahraga berkuda nasional.
Ia memastikan pemerintah daerah akan terus mendukung penyelenggaraan event yang lebih profesional dan berkelanjutan.
“Potensi kita sangat kompetitif di tingkat nasional. Fasilitas, animo masyarakat, dan kualitas atlet sudah sangat mendukung. Ke depan, Sulut akan menggelar kejuaraan yang lebih besar dan lebih profesional,” tegasnya.
Kejuaraan New Year Cup 2026 pun diharapkan menjadi tonggak awal pengembangan ekosistem olahraga berkuda, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata dan industri kreatif di Kabupaten Minahasa dan Sulawesi Utara secara luas.(*)
Editor : Angel Rumeen