Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Perkuat Manajemen Rumah Sakit, RSUP Kandou Gandeng RSHS Bandung

Tanya Rompas • Senin, 19 Januari 2026 | 20:05 WIB

 

Photo
Photo
MANADOPOST.ID – Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan SpJP(K) FIHA MARS, resmi membuka Workshop Tata Kelola Tarif dan Optimalisasi Layanan Rumah Sakit yang digelar selama dua hari, 19–20 Januari 2026, di aula lantai dua RSUP Kandou.

Sebelum pembukaan, Ketua Panitia dr Neni Ekawardani MKes, yang juga Asisten Manajer Diklit, menyampaikan laporan teknis pelaksanaan kegiatan. Ia memaparkan struktur kegiatan, target peserta, serta para narasumber yang terlibat dalam workshop tersebut.

Menurut Neni, kegiatan ini diikuti oleh unsur direksi, pejabat struktural, komite medik, para manajer dan kepala instalasi, unit pelayanan, serta tim keuangan, akuntansi, dan sumber daya manusia. Jumlah peserta mencapai puluhan orang, terdiri dari internal RSUP Kandou serta pendamping materi dari RSUP Dr Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Workshop menghadirkan sejumlah narasumber dari RSHS Bandung, yakni Direktur Utama RSHS dr H Rachim Dinata Marsidi SpB FINACS MKes, Direktur Medik dan Penunjang dr Iwan Abdul Rachman SpAAn KNA MKes, Asisten Tim Kerja Akuntansi RSHS Suryandrizal ST MT, serta Wakil Kepala Instalasi SIRS Bagus Yudha Gartono Putranto ST. Kegiatan dimoderatori oleh Asisten Manajer Diklat Dr dr Sekplin Sekeon MPH SpN(K) FISQua FMIN.

Dalam sambutannya, Prof Starry menegaskan, workshop ini merupakan bagian dari upaya RSUP Kandou memperkuat tata kelola tarif yang berkeadilan dan berkelanjutan berbasis mutu, sekaligus mendorong optimalisasi layanan rumah sakit yang berintegritas, mencakup aspek medis, keperawatan, sumber daya manusia, pendidikan, hingga keuangan.

“Tantangan tata kelola tidak hanya pada peningkatan volume layanan, tetapi juga kemampuan rumah sakit mengelola pendapatan secara efektif, menyusun tarif yang rasional dan akuntabel, serta memastikan layanan tetap mengutamakan mutu dan keselamatan pasien,” ujar Prof Starry.

Ia mencontohkan keberhasilan RSHS Bandung yang dalam beberapa tahun terakhir mampu meningkatkan pendapatan rumah sakit secara signifikan, dari sekitar Rp850 miliar menjadi Rp1,3 triliun. Peningkatan tersebut turut berdampak pada perbaikan remunerasi pegawai dan penguatan teknologi pelayanan.

“Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa tata kelola yang tepat dapat membawa perubahan positif bagi kinerja keuangan rumah sakit, kualitas layanan, hingga kesejahteraan pegawai,” tambahnya.

Melalui workshop ini, Prof Starry berharap terjadi peningkatan pendapatan, perbaikan sistem remunerasi, serta peningkatan kesejahteraan seluruh insan RSUP Kandou. Menurutnya, rumah sakit yang sehat secara finansial akan mampu menghadirkan layanan yang bermutu dan berkelanjutan.

Ia menegaskan, kegiatan ini juga menjadi bentuk keseriusan RSUP Kandou dalam menjawab tantangan finansial rumah sakit, dengan tujuan akhir mewujudkan sistem remunerasi yang lebih adil, bermartabat, dan berbasis kinerja.

Di akhir sambutannya, Prof.Starry secara resmi membuka kegiatan workshop. “Dengan mengucapkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Workshop Tata Kelola Tarif dan Optimalisasi Layanan Rumah Sakit saya nyatakan dibuka secara resmi,” tutupnya.

Workshop berlangsung interaktif dengan paparan materi serta diskusi bersama para narasumber yang berpengalaman di bidang tata kelola tarif dan optimalisasi layanan rumah sakit tingkat nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur SDM, Pendidikan dan Diklit dr Yune Laukati MARS, Direktur Layanan Operasional Dr Erwin Sondang Siagian SSTP MSi; serta Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto SE AK MM.(***)

Editor : Tanya Rompas
#RSUP Kandou