MANADOPOST.ID- Dalam suasana reflektif memperingati pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib, RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menghadirkan makna kasih yang nyata melalui program “Kandou Berbagi”. Kali ini, perhatian itu menyentuh para lanjut usia di Panti Werda INA II Yayasan Sahati, Pakowa, Kamis (16/04).
Bukan sekadar kegiatan berbagi, momen ini menjadi ruang perjumpaan yang hangat antara tenaga kesehatan dan para lansia. Direktur Utama RSUP Kandou, Prof Dr dr Starry Rampengan SpJP (K) FIHA MARS MKes, hadir langsung bersama jajaran, membawa lebih dari sekadar bantuan—tetapi juga perhatian dan kasih yang tulus.
Suasana haru terasa saat ibadah singkat digelar di tengah para penghuni panti. Doa yang dipanjatkan menjadi penguat iman dan pengharapan, selaras dengan makna Paskah sebagai momentum pengorbanan dan kasih.
Melalui program ini, RSUP Kandou menyalurkan bantuan berupa sembako, susu, serta kebutuhan harian lainnya. Namun, yang paling dirasakan para penghuni adalah kehadiran langsung yang memberi kehangatan emosional.
Prof. Starry tampak akrab berbaur, menyapa satu per satu lansia, melontarkan candaan ringan, hingga memberi semangat dengan penuh ketulusan. Suasana sederhana pun berubah menjadi penuh kekeluargaan—menghadirkan kebahagiaan kecil yang bermakna besar.
“Untuk membalas kebaikan Tuhan, dan kita mengasihi Tuhan Allah serta sesama, kami dari RSUP Kandou ingin berbagi dengan bapak ibu yang ada di panti ini,” ujarnya.
Ia juga berharap para penghuni senantiasa diberikan kesehatan dan umur panjang sebagai berkat dari Tuhan.
Sementara itu, pimpinan panti, Joy Lumintang, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan. Menurutnya, kehadiran RSUP Kandou bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan kasih yang nyata bagi para lansia.
“Terima kasih kepada Prof. Starry Rampengan bersama seluruh jajaran RSUP Kandou. Kehadiran ini menjadi berkat dan penguatan bagi kami semua di sini,” ungkapnya.
Melalui “Kandou Berbagi”, RSUP Kandou menunjukkan bahwa pelayanan tidak berhenti di ruang medis. Lebih dari itu, rumah sakit ini memperluas makna pengabdian dengan menghadirkan sentuhan kemanusiaan—menyapa, menguatkan, dan menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan.(***)
Editor : Tanya Rompas