MANADOPOST.ID—Taman Kota (Tamkot) Tahuna semakin ramai dikunjungi warga pasca direnovasi dan ditata ulang oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Tempat yang dibangun di eks lahan gelanggang olahraga ini kini menjadi pusat hiburan dan kegiatan seni budaya.
Penjabat Bupati Sangihe Albert Wounde, terus mendukung pemanfaatan Tamkot dengan menggandeng pihak ketiga dalam proses renovasi. Ia bahkan meresmikan langsung fungsi baru Tamkot pada November 2024, bersama Ketua TP-PKK Sangihe, Josephine Wounde-Tacoh.
“Tamkot kini menjadi ruang publik yang tidak hanya nyaman untuk rekreasi, tetapi juga untuk kegiatan seni, budaya, dan ekonomi masyarakat,” ujar Wounde.
Memasuki awal tahun 2025, saat Kabupaten Kepulauan Sangihe menyambut HUT Daerah ke-600, Tamkot menjadi pusat berbagai kegiatan budaya. Setiap hari, digelar live music, line dance, pagelaran seni budaya, hingga Pameran Harmoni yang diikuti oleh dinas/badan pemerintah, TNI-Polri, Kejaksaan, UMKM, BUMN/BUMD, serta pihak swasta.
Tamkot kini juga memiliki panggung permanen untuk pertunjukan seni serta area kuliner yang semakin lengkap. Kedai Tamkot, salah satu daya tarik baru, menawarkan makanan siap saji dengan konsep unik di mana pengunjung bisa mengambil takaran nasi sendiri. Beragam minuman dan camilan khas juga tersedia, seperti es kelapa muda, jus alpukat, es teler, saraba, hingga pisang goroho stick dan perkedel milu.
Masyarakat menyambut baik perubahan ini dan berharap Pemkab terus menjaga serta mengembangkan Tamkot sebagai pusat hiburan dan budaya.
“Tamkot sekarang tempat terbaik untuk refreshing, ada hiburan dan makanan enak,” ujar seorang pengunjung.
“Semoga Pemkab Sangihe tetap memperhatikan perawatan Tamkot, karena ini sudah jadi pusat seni budaya daerah,” tambah pengunjung lainnya.
Dengan berbagai fasilitas dan aktivitas yang semakin berkembang, Tamkot Tahuna kini bukan hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga simbol kebangkitan budaya dan ekonomi lokal bagi masyarakat Sangihe.
Editor : Kenjiro Tanos