MANADOPOST.ID— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe menunjukkan kepedulian terhadap tokoh agama dengan menyalurkan bantuan operasional kepada 224 tokoh agama Islam. Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Bupati Michael Thungari dan Wakil Bupati Tendris Bulahari di Papanuhung Santiago Rumah Jabatan Bupati.
Dalam acara tersebut, Bupati Thungari didampingi Ketua Forum Koordinasi Antar Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Pdt. Amborsius Makasar, M. Teol, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Gofried Pella.
Ketua FKUB Pdt Amborsius Makasar, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk terus bersinergi dengan para tokoh agama dalam menjaga kerukunan.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati yang tetap memberikan ruang dan perhatian kepada kami sebagai pendamping umat. Perlu diketahui, insentif ini menjadi bagian dari agenda Forum Koordinasi Antar Umat Beragama bersama Pemerintah Daerah, khususnya bagi umat Muslim menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujar Makasar.
Bupati Thungari dalam sambutannya menegaskan bahwa peran tokoh agama sangat penting dalam menjaga nilai kerukunan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Kami menyadari bahwa tokoh-tokoh agama memiliki peran besar dalam menciptakan dan menjaga kerukunan umat beragama. Oleh karena itu, saya bersama Wakil Bupati menyampaikan terima kasih atas sinergi yang telah terjalin selama ini,” kata Thungari.
Ia juga meminta dukungan dan doa dari para tokoh agama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai kepala daerah selama lima tahun ke depan.
“Peran tokoh agama sangat membantu dalam kemajuan daerah ini. Mari kita tinggalkan perbedaan yang ada dan bersatu untuk membangun Sangihe yang lebih baik ke depan. Saatnya kita jadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun Tanah Tampungan Lawo yang kita cintai bersama,” tutup Thungari.
Penyerahan bantuan operasional ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Sangihe dalam memperkuat sinergi dengan tokoh agama guna menjaga harmoni dan kerukunan di tengah masyarakat. (wan)
Editor : Kenjiro Tanos