MANADOPOST.ID — Gerakan peduli kebersihan lingkungan bertajuk “Keep Sangihe Beautiful” mulai dikampanyekan di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kampanye ini dilaksanakan sejak 27 Mei hingga 30 mei.
Kegiatan hari kedua, Kamis (28/05/26) dipusatkan di kompleks Taman Kota Tahuna dan dipimpin langsung oleh Mr. Cesar Garcia, City Manager Kemah Texas, Amerika Serikat.
Kampanye tersebut diinisiasi oleh YSEALI Alumni, GENPI, Burung, serta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe diwakili Kepala Dinas Pariwisata, Sonny Kapal, dengan tujuan mengajak masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan melalui aksi nyata bersih-bersih sampah.
“Kita menargetkan 140 ribu kilo. Jadi dengan total 140 ribu masyarakat Sangihe, kita menargetkan 1 masyarakat mendapat 1 kilo sampah untuk dibersih-bersihkan,” ujar Mr. Cesar Garcia melalui Marvio Pantas, Alumni YSEALI, saat diwawancarai di sela-sela kegiatan, Kamis (28/05/26).
Marvio mengatakan, gerakan tersebut melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah dan warga Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Karena sejauh ini gerakan seperti ini itu sangat jarang dilakukan. Katakan kita hanya butuh sebenarnya satu jam saja sebenarnya, tapi kalau itu dilakukan setiap hari itu akan sangat menolong untuk kebersihan yang ada di daerah,” ujar Marvio Pantas, alumni YSEALI saat diwawancarai, Kamis (28/05/26).
Menurutnya, kampanye ini menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan daerah.
“Nah itulah kenapa gerakan ini perlu terus dilakukan dengan kesadaran bersama, sehingga dengan adanya tindakan nyata, kita tidak hanya sekedar berbicara, tapi kita juga beraksi, jadi dimulai dimulai dari sekarang atau to now,” tambah Marvio Pantas.
Ia menjelaskan, gerakan kebersihan tersebut juga sejalan dengan program pemerintah pusat yang mendorong pelaksanaan kegiatan bersih-bersih secara rutin setiap pekan.
“Saat ini per dinas yang ada di Kepulauan Sangihe sudah melakukan bersih-bersih sekali dalam seminggu,” katanya.
Kegiatan ini juga menjadi kunjungan perdana Mr. Cesar Garcia ke Indonesia, khususnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Kampanye peduli kebersihan lingkungan tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
“Tentu harapannya ini akan membangun kesadaran untuk masyarakat, jadi tidak sekedar karena ada Mr. Cesar di sini makanya bersih-bersih,” kata dia.
Selain itu, pihak penyelenggara berharap gerakan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan di masa mendatang.
“Harapannya kegiatan ini akan terus berkelanjutan, karena kebersihan ini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya sekedar tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab semua orang yang tinggal di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” sambungnya.
Dalam kampanye tersebut, panitia menargetkan pengumpulan sampah sebanyak 140.000 kilogram. Namun menurut Mr. Cesar, target itu hanya bisa tercapai jika seluruh masyarakat ikut berpartisipasi.
“Tujuan kita adalah mengumpulkan 140.000 kilo. Tapi kita butuh bantuan semua orang. Anda mengumpulkan 1 kilo. Semua orang mengumpulkan 1 kilo,” tambahnya.
Marvio juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam aksi bersih-bersih yang puncaknya akan dilaksanakan saat Car Free Day pada Sabtu mendatang.
“Teman-teman, mari kita bersih-bersih. Kita target ada 140 ribu kilo sampah. Kita mulai dari hari kemarin, nanti DP puncak itu ada di hari Sabtu, jam 3 siang sampai jam 6 malam, pas Car Free Day. Keep Sangihe Beautiful,” sambung Marvio.
Ia menambahkan, sebelum kegiatan puncak berlangsung, pihaknya menargetkan terkumpul sebanyak 14.000 kilogram sampah.
“Misalnya saya sendiri jadi 2 kilo, begitu juga dengan teman-teman yang lain. Jadi targetnya adalah sebelum beliau kembali ke Amerika, sudah ada 14.000 kilo sampah yang terkumpul,” pungkasnya.
Menariknya, kegiatan tersebut turut melibatkan para siswa SMA Negeri 1 Tahuna yang tergabung dalam tim basket bersama para guru pendamping.
“Teman-teman, mari kita bahas bersih. Kita target ada 140 ribu kilo sampah. Kita mulai dari hari kemarin, nanti DP puncak itu ada di hari Sabtu, jam 3 siang sampai jam 6 malam, pas Car Free Day. ‘Keep Sunny Beautiful’,” seru Syallovio Loris, salah satu siswa yang ikut mengangkut sampah.