MANADOPOST.ID – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Sulawesi Utara. Untuk dua tahun berturut-turut, Sangihe berhasil mempertahankan posisi sebagai Juara 1 North Sulawesi Investment Challenge (NSIC) 2026.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam rangkaian North Sulawesi Investment Forum (NSIF) 2026 yang digelar di Ballroom Four Points by Sheraton Manado.
Penghargaan diterima di tengah kehadiran Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.E., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
NSIF merupakan forum promosi investasi yang diselenggarakan Bank Indonesia bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Utara. Tahun ini, NSIC diikuti 16 peserta yang terdiri atas 15 kabupaten/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Persaingan berlangsung ketat. Sangihe harus melewati sejumlah tahapan seleksi hingga masuk 10 besar, kemudian 5 besar, sebelum akhirnya kembali ditetapkan sebagai penyusun proposal investasi terbaik.
Pada NSIC 2026, Sangihe mengusung proyek investasi Integrasi Sistem Gas Medis/Oksigen di RSUD Liun Kendage Tahuna.
Proposal tersebut menawarkan modernisasi sistem penyediaan gas medis yang selama ini masih mengandalkan tabung oksigen konvensional menuju sistem distribusi gas medis terintegrasi. Sistem ini dinilai dapat meningkatkan efisiensi, keamanan, sekaligus keberlanjutan penyediaan oksigen untuk mendukung pelayanan medis, khususnya dalam kondisi darurat.
Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari menegaskan, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Menurutnya, ketersediaan oksigen medis merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan mendukung keselamatan pasien.
“Modernisasi sistem gas medis di RSUD Liun Kendage Tahuna bukan sekadar peningkatan fasilitas, tetapi merupakan investasi strategis untuk menjamin pelayanan kesehatan yang lebih cepat, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kepulauan Sangihe,” ujar Bupati Michael Thungari.
Keberhasilan tersebut sekaligus dinilai menjadi momentum untuk semakin membuka peluang investasi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, baik melalui Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA).
Pemkab Sangihe menyatakan akan terus memperkuat iklim investasi dengan mendorong penyederhanaan proses perizinan, memberikan kemudahan berusaha, serta menyediakan pendampingan bagi investor yang ingin menanamkan modal di daerah kepulauan tersebut.
Raihan Juara 1 NSIC selama dua tahun berturut-turut menjadi catatan positif bagi Sangihe dalam memperkenalkan potensi dan peluang investasi daerah. Tak hanya menawarkan nilai ekonomi, proposal yang diusung tahun ini juga menempatkan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya peningkatan layanan kesehatan, sebagai bagian penting dari investasi pembangunan daerah.
Editor : Alfian Tumuahi