Bupati Evangelian Sasingen & Wakil Bupati Jhon H Palandung (Istimewa)MANADOPOST.ID - Perhelatan pesta adat Tulude di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) di Lapangan Akesimbeka Kecamatan Siau Timur (Sitim), Rabu (1/2) malam berjalan khidmat. Tampak, Wakil Gubernur (Wagub) Steven O. E. Kandouw, Ketua DPRD Provinsi Sulut Fransiscus Andi Silangen, dan Bupati Sitaro Evangelian Sasingen didampingi suami Anggota DPRD Provinsi Sulut Toni Supit serta Wakil Bupati Jhon H Palandung, duduk bersama di hajatan budaya Tulude, mengenakan laku tepu dan paporong atau pakaian adat. Photo Bupati Evangelian Sasingen bersama Anggota DPRD Provinsi Sulut Toni Supit dan Wakil Bupati Jhon H Palandung, berfoto bersama Wagub Steven Kandouw dan Ketua DPRD Provinsi Sulut Fransiscus Andi Silangen usai pesta adat Tulude, di Lapangan Akesimbeka Kecamatan Sitim, Rabu (1/2) malam. (Istimewa) Photo Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Steven O. E. Kandouw di dampingi Bupati Sitaro Evangelian Sasingen dan Wakil Bupati Sitaro Jhon H Palandung bersama Anggota DPRD Provinsi Sulut Toni Supit serta Ketua DPRD Provinsi Sulut Fransiscus Andi Silangen saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat, di Lapangan Akesimbeka Kecamatan Sitim, Rabu (1/2) malam. (Istimewa) Dalam kesempatan tersebut Bupati menyampaikan, atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Sitaro mengucapkan selamat datang di Bumi Karangetang Mandolokang Kolo-Kolo kepada yang terhormat Wagub bersama istri, Forkopimda beserta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sulut dipesta adat Tulude 2023. Photo Bupati Evangelian Sasingen saat memberikan sambutan di pesta adat Tulude, di Lapangan Akesimbeka Kecamatan Siau Timur (Istimewa) “Salah satu acara budaya warisan leluhur yang masih dilestarikan sampai saat ini adalah upacara adat Tulude. Arti kata "tulude atau menulude" berasal dari kata "suhude" dalam bahasa Siau yang berarti tolak. Dalam arti luas Tulude berarti menolak untuk terus bergantung pada masa lalu dan bersiap menyongsong masa depan yang baru,” ucap Sasingen dalam sambutannya dimalam hajatan itu. Photo Tua-tua adat saat melakukan prosesi pemotongan kue tamo di pesta adat Tulude Kabupaten Kepulauan Sitaro. Bupati bilang, Tulude pada hakekatnya adalah upacara pengucapan syukur kepada Mawu Ruata Ghenggona Langi (Tuhan Yang Maha Kuasa, red) atas berkat-Nya kepada umat manusia selama setahun yang lalu dan memohon penyertaan dan pertolongan-Nya di tahun yang baru. Tahun 2022 merupakan tahun recovery bagi daerah Sitaro, dimana hampir dua tahun bergelut dengan penanganan pandemi Covid-19. PhotoPhoto “Olehnya gelar adat Tulude mengusung tema “Berjuang Bersama, Membangun Sitaro” menjadi tekad kami pemerintah dan masyarakat di tahun 2023 ini dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara bersama-sama,” bebernya. Photo Turut hadir Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sitaro Denny Kondoj bersama istri Ketua Pengurus DWP Pricilya C Bawole, Asisten I Novia Tamaka, Asisten II Agus Poputra, Asisten III Raule Semuel, Mantan Sekkab Sitaro Herry Bogar bersama istri Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sitaro Evita Janis, Ketua DPRD Sitaro Djon P Janis, bersama Wakil DPRD, Jotje Luntungan, Wakil DPRD, Bob Janis, Kepala Cabang BSG Wilayah Siau, Jerry Tuuk, seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI, Polri, Camat, Kapitalau/Lurah, tokoh adat, dan seluruh masyarakat di daerah Sitaro, serta Forkopimda. (advertorial) Editor : Kenjiro Tanos