Roma 8:12-14
HIDUPLAH DALAM PIMPINAN ROH ALLAH
"Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah" (ay. 14)
YOLO, akronim untuk You Only Live Once yang berarti "kamu hanya hidup sekali". Slogan ini cenderung diarahkan untuk gaya hidup yang mengutamakan kesenangan diri atau mencari kepuasan sesaat tanpa berpikir panjang tentang resiko yang harus dihadapi ke depan.
Mereka yang menganut prinsip ini berpikir karena hidup hanya sekali maka gunakan setiap kesempatan yang ada atau jangan sia-siakan peluang yang datang dalam hidupmu.
Pemaknaan YOLO yang tidak utuh dapat mendorong orang bersikap impulsif yaitu spontan tanpa pertimbangan. YOLO bisa membuat orang merespons sesuatu dengan cepat tanpa berpikir panjang.
Karena hidup hanya sekali maka jangan sia-siakan kesempatan, risiko belakangan; mumpung diskon besar beli saja urusan uang gampang; mumpung masih ada jabatan manfaatkan risiko belakangan; mumpung masih bisa makan puas-puaslah; penyakit jangan dipikir, masih banyak aji mumpung lain karena penerapan YOLO.
Pemahaman dan pemaknaan YOLO secara tepat akan membuat orang hidup lebih optimal dan bertanggung jawab.
Hidup hanya sekali jadi jangan menyia-nyiakannya, berpikir dengan baik, buatlah perencanaan yang berstruktur, latih kesabaran diri untuk menunda kepuasan dan belajar untuk menahan diri. Kesadaran yang tepat tentang YOLO membuat orang merasa perlu hidup dipimpin oleh Roh Allah.
Bacaan kita mengatakan orang yang menerima keselamatan dalam hidup mempunyai kewajiban tetapi bukan kewajiban kepada daging, bukan kewjiban untuk memuaskan keinginan diri (keinginan daging) tetapi kewajiban untuk anak Allah.
Semua orang yang dipimpin oleh Roh Allah akan menggunakan waktunya, potensi dirinya, mampu mengendalikan diri tidak aji mumpung dan sebagainya.
Karena You Only Live Once (YOLO) maka gunakan kesempatan yang ada dengan hidup sebagai anak Allah dalam tuntunan Roh Allah.
Doa: (Ya Roh Kudus, tuntun kami untuk bertanggung jawab dalam hidup). Amin
Editor : Clavel Lukas