Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Yerusalem, Kota Suci bagi Tiga Agama yang Penuh Sejarah dan Kontroversi

Fandy Gerungan • Jumat, 7 Maret 2025 | 15:42 WIB
Kota tua Yerusalem
Kota tua Yerusalem

MANADOPOST.ID--Yerusalem adalah kota di dunia yang bisa disebut sebagai pusat spiritual tiga agama besar—Islam, Kristen, dan Yahudi.

Kota ini bukan sekadar wilayah geografis, tapi juga simbol iman, sejarah, dan konflik yang telah berlangsung selama ribuan tahun.

1. Yerusalem dalam Islam: Kota Isra’ Mi’raj dan Kiblat Pertama

Bagi umat Islam, Yerusalem memiliki makna yang sangat dalam. Masjid Al-Aqsa, yang terletak di kompleks Haram al-Sharif (atau Temple Mount dalam tradisi Yahudi), adalah kiblat pertama umat Islam.

Sebelum akhirnya dialihkan ke Ka’bah di Mekah. Selain itu, peristiwa Isra’ Mi’raj, di mana Nabi Muhammad SAW dikisahkan melakukan perjalanan malam dari Masjidil Haram ke Masjid Al-Aqsa.

Sebelum naik ke langit, semakin mengukuhkan kota ini sebagai tempat suci dalam Islam.

2. Yerusalem dalam Kristen: Tempat Yesus Disalib dan Bangkit

Bagi umat Kristiani, Yerusalem adalah tempat yang sangat sakral karena di sinilah Tuhan Yesus Kristus menjalani penyaliban, wafat, dan bangkit kembali.

Gereja Makam Kudus diyakini sebagai lokasi di mana Yesus dikuburkan dan kemudian bangkit pada hari ketiga. Tempat ini menjadi destinasi utama bagi para peziarah Kristen dari seluruh dunia.

3. Yerusalem dalam Yahudi: Kota Raja Daud dan Bait Suci

Yerusalem juga merupakan jantung spiritual bagi umat Yahudi. Kota ini diyakini sebagai tempat di mana Raja Daud mendirikan ibu kota Israel sekitar 3.000 tahun lalu.

Serta tempat berdirinya Bait Suci yang menjadi pusat ibadah umat Yahudi. Saat ini, yang tersisa dari Bait Suci adalah Tembok Ratapan (Western Wall), yang menjadi lokasi doa dan refleksi bagi umat Yahudi di seluruh dunia.

4. Kota dengan Sejarah Panjang dan Konflik yang Tak Berkesudahan

Karena statusnya yang begitu suci bagi tiga agama, Yerusalem sering menjadi pusat konflik.

Sejarah mencatat berbagai peperangan dan perebutan kekuasaan atas kota ini.

Mulai dari era Romawi, Perang Salib, hingga konflik Israel-Palestina yang masih berlangsung hingga sekarang. Status Yerusalem sebagai ibu kota Israel diklaim oleh Israel.

Tetapi Palestina juga menganggapnya sebagai ibu kota masa depan mereka, membuat kota ini menjadi titik panas geopolitik dunia.

5. Yerusalem Hari Ini: Antara Wisata Religi dan Ketegangan Politik

Meski penuh dengan sejarah dan konflik, Yerusalem tetap menjadi salah satu destinasi wisata religi terbesar di dunia.

Kota ini menawarkan perpaduan unik antara situs suci, arsitektur kuno, dan kehidupan modern.

Jalanan berbatu di Kota Lama Yerusalem menyimpan ribuan kisah, sementara kehidupan masyarakatnya mencerminkan kompleksitas hubungan antaragama dan budaya. (*)

Editor : Clavel Lukas
#Kota Suci #yerusalem