Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Renungan Obor GMIM Kamis 1 Mei 2025, Roma 6:8-9 Hidup Setelah Mati

Aprilia Sahari • Kamis, 1 Mei 2025 | 05:00 WIB
Logo Obor Pemuda GMIM
Logo Obor Pemuda GMIM

Roma 6 : 8-9

Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga dengan Dia. Karena kita tahu, bahwa Kristus, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi: maut tidak berkuasa lagi atas Dia.

Sobat Obor, kita sering mendengar cerita-cerita di sekita kita seputar kematian. Ada orang bilang setelah manusia meninggal rohnya ada di sekitaran rumah kita. Sehingga orang sering menyisihkan makanan atau minuman untuk diberikan bagi roh-roh itu. Tak jarang orang berbicara dengan yang dianggap roh karena dipercaya ia bisa berwujud hewan seperti cicak, tikus, burung dan lainnya. Ada juga fenomena kerasukan setan yang dihubungkan dengan orang-orang yang sudah tiada. Sehingga tak sedikit pula orang suka bercakap-cakap dan bertanya pada roh yang merasuk itu. Betapa menyedihkan kita kalau kita percaya dengan tradisi-tradisi ini. Sejak kecil Firman Tuhan telah diperkenalkan kepada kita. Sejak dalam rahim ibu bahkan kita telah dibekali dengan Firman Tuhan, tapi kita masih saja terombang-ambing dengan rupa pengajaran yang tak jelas itu.

Sesudah bangkit Kristus tidak akan mati lagi. Kita membaca tentang banyak orang lain yang dibangkitkan dari antara orang mati namun sesudah bangkit mereka mati lagi. Oleh sebab itu Yesus meninggalkan kain kafan0nya sementara Lazarus yang akan mati lagi membawa kain kafannya bersama-sama dengan dia sebagai orang yang akan mengenakannya lagi. Tetapi atas Kristus, maut tak berkuasa lagi. Seperti itulah kita manusia yang bangkit bersama Kristus. Kita tak akan kemana-mana. Wujud kita tak berubah menjadi hewan, hakikat kita sebagai manusia tak turun derajat, tapi sebagai manusia yang diselamatkan, kita akan hidup kembali saat Yesus datang yang kedua kali. Untuk sementara, kita beristirahat seperti Lazarus dalam pengakuan Abraham. Hendaknya kita tidak diombang-ambingkan oleh ajaran-ajaran tak jelas hanya untuk mencari pemuasan terhadap rasa tahu kita untuk bertemu dengan orang-orang yang sudah meninggal. Bersabarlah menantikan waktu Tuhan saat ia datang dalam kemuliaan sebagai Hakim yang adil. Amin

Baca Juga: Renungan Obor GMIM 27 April - 3 Mei 2025, Roma 6:1-14 Jika Kita Mati dan Bangkit Dengan Kristus, Kita Akan Hidup

Editor : Aprilia Sahari
#Pemuda GMIM #Obor GMIM #GMIM #Renungan GMIM