Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Renungan untuk Umat Katolik, Senin 29 September 2025, Bacaan I Daniel 7:9-10. 13-14, Bacaan Injil Yohanes 1:47-51

Fandy Gerungan • Senin, 29 September 2025 | 09:48 WIB
Photo
Photo

Pesta Malaikat Agung Mikael, Gabriel dan Rafael (Warna Liturgi Putih)

Bacaan I Daniel 7:9-10.13-14

Dan 7:9 Sementara aku terus melihat, takhta-takhta diletakkan, lalu duduklah Yang Lanjut Usianya; pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba; kursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar;

Dan 7:10 suatu sungai api timbul dan mengalir dari hadapan-Nya; seribu kali beribu-ribu melayani Dia, dan selaksa kali berlaksa-laksa berdiri di hadapan-Nya. Lalu duduklah Majelis Pengadilan dan dibukalah Kitab-kitab.

Dan 7:13 Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapan-Nya.

Dan 7:14 Lalu diberikan kepadanya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya. Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah.

Demikianlah Sabda Tuhan

U. Syukur kepada Allah

Mazmur 138:1-2a.2bc-3.4-5

Mzm 138:1 Dari Daud. Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku, di hadapan para allah aku akan bermazmur bagi-Mu.

Mzm 138:2 Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.

Mzm 138:2 Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.

Mzm 138:3 Pada hari aku berseru, Engkaupun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.

Mzm 138:4 Semua raja di bumi akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, sebab mereka mendengar janji dari mulut-Mu;

Mzm 138:5 mereka akan menyanyi tentang jalan-jalan TUHAN, sebab besar kemuliaan TUHAN.

Bacaan Injil Yohanes 1:47-51

Yoh 1:47 Kata Filipus kepadanya: "Mari dan lihatlah!" Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: "Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!"

Yoh 1:48 Kata Natanael kepada-Nya: "Bagaimana Engkau mengenal aku?" Jawab Yesus kepadanya: "Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara."

Yoh 1:49 Kata Natanael kepada-Nya: "Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!"

Yoh 1:50 Yesus menjawab, kata-Nya: "Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu."

Yoh 1:51 Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia."

Demikianlah Injil Tuhan

U. Terpujilah Kristus

Renungan

Sahabat terkasih, bacaan hari ini menghadirkan sebuah gambaran yang agung dan penuh wibawa dari Kitab Daniel. Nabi melihat Allah yang disebut "Yang Lanjut Usianya" duduk di atas takhta-Nya dengan pakaian putih bagaikan salju dan rambut seterang bulu domba.

Ribuan malaikat berdiri melayani, dan kitab-kitab kehidupan dibuka. Dalam suasana penuh keagungan itu, muncullah “seorang seperti Anak Manusia” yang datang dengan awan-awan dari langit, menerima kuasa dan kemuliaan dari Allah. Kerajaan-Nya adalah kerajaan yang kekal, tidak akan musnah.

Gambaran ini bukan hanya sekadar penglihatan masa depan, melainkan nubuat tentang Yesus Kristus sendiri, Sang Anak Manusia yang kelak akan memerintah dengan kuasa kasih dan kebenaran. Tidak ada raja dunia mana pun yang mampu menyamai kemuliaan-Nya, sebab kerajaan-Nya bukan sementara, melainkan kekal.

Lalu dalam Injil Yohanes, kita melihat penggenapan nubuat itu secara sederhana namun penuh makna. Yesus berjumpa dengan Natanael. Dengan penuh ketulusan, Natanael dipuji sebagai seorang Israel sejati tanpa kepalsuan.

Ia kaget ketika Yesus mengenalnya bahkan sebelum mereka bertemu. Dari keterkejutan itu lahirlah pengakuan iman: “Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!”

Inilah momen yang luar biasa. Kristus yang dalam penglihatan Daniel tampak begitu agung dan dahsyat, kini hadir dalam keseharian manusia, menyapa pribadi demi pribadi dengan kasih.

Dialah Raja yang mengenal kita lebih dahulu, bahkan sebelum kita mendekat kepada-Nya. Ia tidak hanya bersemayam di takhta-Nya yang bercahaya, melainkan turun menyertai kita dalam kehidupan sehari-hari.

Sahabat, renungan hari ini mengajak kita untuk melihat Yesus sebagai Raja yang dekat. Ia berkuasa, mulia, dan kekal, namun pada saat yang sama Ia juga mengenal nama kita, pergumulan kita, bahkan pikiran-pikiran terdalam kita.

Sama seperti Natanael, kita pun diajak untuk percaya bahwa bersama Yesus kita akan menyaksikan hal-hal yang lebih besar langit terbuka, berkat mengalir, dan penyertaan-Nya nyata dalam hidup kita.

Mari kita membuka hati, bukan dengan kepalsuan, tetapi dengan ketulusan. Sebab Raja yang kekal itu tidak mencari kepura-puraan, melainkan kejujuran iman. Dialah Anak Manusia yang menjadi Raja selamanya, dan kita diajak masuk dalam kerajaan kasih-Nya yang tidak akan musnah. (*)

Editor : Fandy Gerungan
#renungan katolik #Renungan