MANADOPOST.ID--Senin 27 Oktober 2025, sebanyak 12 ‘Murid’ GMIM yang duduk di BPMS dijadwalkan memilih Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Sinode. “Kita berdoa, semoga semua proses di GMIM dapat selesai,” kata Pnt Hendry M.
Menurutnya, tiga momen penting bakal tersaji di GMIM. Pertama, rapat BPMS memilih Pjs Ketua. Kedua, Sidang Tahunan memilih Ketua Sinode yang periodenya hingga Maret 2027. Dan Ketiga, Sidang Majelis Sinode Umum untuk memilih BPMS GMIM Periode 2027-2031.
Tugas utama Pjs Ketua Sinode untuk mempersiapkan pelaksanaan Sidang Majelis Sinode Tahunan yang dijadwalkan berlangsung 27, 28, dan 29 November guna menetapkan program anggaran 2026 serta memilih Ketua BPMS GMIM menggantikan Pdt Hein Arina.
Masa tugas Ketua BPMS GMIM hasil Sidang Tahunan 2025 ini, sampai Maret 2027 seiring pelaksanaan Sidang Majelis Sinode Umum GMIM.
Keduabelas BPMS GMIM itu masing-masing, Wakil Ketua Ajaran dan Tata Gereja Pdt Yani Rende,
Wakil Ketua Pekerja GMIM dan Pelsus Pdt Joice Sondakh,
Wakil Ketua Pembinaan dan Penggembalaan Pdt Richard Mengko,
Wakil Ketua Misi dan Hubungan Kerjasama Pdt Adolf Wenas,
Wakil Ketua Pengembangan Sumber Daya dan Diakonia Pnt Steven Kandouw,
Wakil Ketua Data, Litbang dan Informatika Pdt Recky Montong,
Wakil Ketua HAM, Hukum dan Sertifikasi Aset Pnt Yuddi Robot,
Sekretaris Pdt Evert Tangel,
Wakil Sekretaris Antar Bidang dan Urusan Rumah Tangga Pdt Christian Luwuk,
Wakil Sekretaris BIPRA dan Lansia Pdt Jeffry Saisab,
Bendahara Dkn Windy Lucas,
dan Wakil Bendahara Dkn Meita Wala.
Lantas, Siapa Menguat Pjs Ketua Sinode GMIM ?
Informasi dihimpun, Pdt Yani Rende dinilai matang pengalaman dan bisa mengendalikan GMIM, serta paling minim resistensi.
Namun, Pdt Adolf Wenas punya kans. Dia mendapat support delapan BPMS. Konon di BPMS menjadi kelompok delapan dan kelompok empat (YR, JS, ET, CL).
Meski demikian, bisa saja rapat BPMS menghasilkan nama lain. Karena Pdt Adolf bisa dinilai mendapatkan voucher dan berpeluang menjadi Ketua BPMS di Sidang Tahunan November 2025, bahkan jadi bekal memenangkan Sidang Umum Maret 2027.
Itu sebabnya ada wacana calon alternatif dari unsur non pendeta. Bisa Pnt Steven Kandouw, Pnt Recky Montong, ataupun Pnt Yudi Robot menjadi Pjs Ketua Sinode. “Pnt Recky paham Tata Gereja, pengalaman, dan tidak ada kepentingan.”
Di Sidang Tahunan November 2025, Pdt Yani banyak dijagokan menjadi Ketua BPMS GMIM hingga Maret 2027.
Posisi Wakil Ketua Ajaran dan Tata Gereja, nama Pdt Hendry Runtuwene terus menguat menggantikan Pdt Yani, bila terpilih Ketua BPMS.(*)
Editor : Clavel Lukas