Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

GMIM TEGANG…Ini Tiga Kemungkinan Bakal Terjadi di Sidang Sinode Tahunan

Clavel Lukas • Selasa, 28 Oktober 2025 | 11:11 WIB

 

LOGO GMIM.
LOGO GMIM.

MANADOPOST.ID--GMIM menghadapi momentum penting dan menegangkan: Sidang Majelis Sinode Tahunan 2025.

Selain menetapkan program dan anggaran tahun pelayanan 2026, berbagai kemungkinan bisa terjadi. Ini seiring proses hukum Dana Hibah GMIM yang belum selesai. 

Untuk itu, 827.693 anggota jemaat GMIM patut berdoa: Roh Kudus kiranya beracara, memberikan hikmat kebijaksanaan akal budi pengertian, dan menyertai, memberkati serta menuntun adanya jalan keluar yang dihadapi salah satu Organisasi Gereja terbesar di Nusantara ini yang menganut sistem pemerintahan gereja: Presbiterial Sinodal. 

Berikut tiga kemungkinan: 

Pertama, Ketua BPMS GMIM Pdt Hein Arina bila diizinkan keluar sementara waktu, akan memimpin Sidang Majelis Sinode Tahunan 2025.

Setelah izin selesai, tongkat kepemimpinan akan dilanjutkan Pjs Ketua Pdt Adolf Wenas sembari menunggu hasil persidangan dana hibah GMIM.

Bila Pdt Hein Arina dinyatakan tidak bersalah, dia akan kembali memimpin BPMS GMIM sampai periode berakhir.

Bila divonis bersalah, maka Pjs Ketua Adolf Wenas yang menakhodai GMIM, dan pemilihan BPMS GMIM sesuai jadwal dilaksanakan Maret 2027. 

Kedua, bila Ketua BPMS GMIM Pdt Hein Arina tidak diizinkan, maka Pjs Ketua Pdt Adolf Wenas akan memimpin Sidang Sinode Tahunan 2025.

Perdebatan alot dipastikan terjadi di Sidang Sinode Tahunan: bisa saja Pdt Hein Arina diberhentikan peserta sidang, lalu Sidang Tahunan akan memilih Ketua BPMS GMIM sampai periode Maret 2027. 

Namun andaikan Pdt Hein Arina tidak dapat diberhentikan akibat tidak ada aturan dalam Tata Gereja GMIM 2021, maka tidak akan ada pemilihan dalam Sidang Tahunan.

Dan Pjs Ketua Pdt Adolf Wenas akan lanjut sampai ada keputusan hukum tetap kasus dana hibah GMIM. 

Ketiga, jika Sidang Sinode Tahunan memberhentikan Pdt Hein Arina karena dianggap melanggar Tata Gereja GMIM 2021 dan Pengakuan Iman GMIM, maka akan terjadi pemilihan pengisian lowong Ketua BPMS GMIM masa periode sampai Maret 2027. 

Calonnya adalah Pendeta yang duduk di BPMS sekarang ini, di antaranya Pdt Yani Rende, Pdt Adolf Wenas, Pdt Joice Sondakh, dll.

Posisi yang ditinggalkan salah satu karena terpilih Ketua BPMS, akan dipilih dari nomine yang ada. Nama Pdt Hendry Runtuwene disebut-sebut paling berpeluang.(*)

Editor : Clavel Lukas
#BPMS GMIM #GMIM #sidang tahunan #Adolf Wenas #Hein Arina #BPMS