Syalom,
Saat bangsa itu berkumpul, Allah menunjukkan ketidaksenangan-Nya melalui sebuah badai yang terjadi di luar musimnya, sehingga mereka takut dan menyesali keputusan mereka (1 Samuel 12:16-18).
Ketika mereka memohon kepada Samuel untuk berdoa kepada Allah bagi mereka, ia menjawab, “Jauhlah dari padaku untuk berdosa kepada Tuhan dengan berhenti mendoakan kamu” (ay. 23).
Respons Samuel mengingatkan kita bahwa berdoa bagi orang lain adalah salah satu cara untuk mengutamakan Allah dalam hati dan hidup kita.
Ketika kita mengasihi orang lain dengan berdoa bagi mereka, kita sedang membuka kesempatan untuk menyaksikan perkara-perkara yang hanya dapat dilakukan oleh Allah sendiri. Tentu kita tidak ingin melewatkannya.
Mari mengasihi orang lain dengan doa-doa kita hari ini.
Amin.