Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

RHK GMIM Selasa 30 Juni 2026, Efesus 6:4 Didiklah Dengan Kasih Bapa

Aprilia Sahari • Selasa, 23 Juni 2026 | 14:39 WIB
Logo GMIM
Logo GMIM

RHK GMIM Selasa 30 Juni 2026

Efesus 6:4

(4) Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Kalau seseorang anak tidak pernah dekat, tidak pemah merasakan, tidak pernah tahu atau belajar dari ayahnya, ia akan sulit mengenal Tuhan Allah sebagai Bapa. 

Setiap kali menyebut "Bapa kami" maka yang muncul adalah gambaran jasmani ayahnya. 

Kalau ayahnya itu baik selama hidupnya, otomatis dia bisa dekat dengan Bapa di surga. 

Tetapi sebaliknya, dia akan sulit mengenal Bapa kalau tidak mempunyai bayangan seperti apakah Bapa itu atau jika sikap bapaknya tidak baik. 

Untuk itu sangat penting membangun hubungan kasih bapak dan anak dalam tuntunan firman Tuhan Allah. 

Jemaat di Efesus diingatkan, khususnya bapa-bapa, "Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anaka-nakmu". 

Firman Tuhan Allah haruslah menjadi landasan yang kuat untuk mendidik anak.

Lengkapi diri dengan pemahaman yang benar akan Firman Tuhan Allah sehingga mampu mendidik dan menuntun anak dengan bijaksana.

Keluarga Kristen yang dikasih dan diberkati Tuhan Yesus.
Mendidik adalah menumbuhkan. 

Hidup adalah bertumbuh. 

Untuk itu perlu waktu.

Pertumbuhan tidak bisa terjadi mendadak, tapi memerlukan proses waktu yang cukup lama.

Tidak soal bahwa pertumbuhan anak agak lama, yang penting anak bertumbuh. 

Pada tahap awal anak bergantung, susah diatur, sering jadi persoalan, minta diperhatikan, sering bikin jengkel dan  mungkin suka merusak. 

Tetapi, sebagai bapak kita tidak boleh marah. 

Karena dengan dengan kasih seorang bapak, sekarang anak malah bisa mandiri, mengatur. menjadi teladan, memberi perhatian, membawa kegembiraan dan giat membangun. 

Tanaman bertumbuh bukan menggantung di kekosongan udara, melainkan berakar di tanah. 

Apa wadah yang kita perlukan agar anak bertumbuh dengan baik? 

Simak bagaimana Injil Lukas mencatat wadah tempat Yesus Kristus bertumbuh: "Ia tetap hidup dalam asuhan mereka" (Lukas 2:51). 

Siapa "mereka" itu?

Yusuf dan Maria. 

Nyatalah di sini rahasia didikan Yesus Kristus sebagai manusia sehingga bertumbuh. Wadah itu adalah keluarga-Nya.

Keluarga-Nya tidak menghambat pertumbuhan, melainkan menyuburkan pertumbuhan.

Keluarga Kristen yang dikasih dan diberkati Tuhan Yesus. 
Orangtua, khususnya ayah, dipanggil untuk tidak membangkitkan amarah anak-anak, tetapi mendidik dalam ajaran dan nasihat Tuhan Allah. 

Disiplin harus dilakukan dengan kasih, bukan kemarahan. 

Dalam keluarga Kristen, disiplin adalah bentuk kasih yang membangun, bukan menghancurkan. 

Firman Tuhan Allah hari ini mengingatkan bahwa pendidikan iman dimulai dari rumah.

Keteladanan, doa dan nasihat yang benar akan membentuk generasi yang takut dan memuliakan Tuhan Allah. 

Doa: Ya Tuhan Allah, mampukan orangtua untuk menjadi pendidik yang sabar, bijaksana dan penuh kasih. Dalam nama Yesus Kristus, Amin. 

Baca Juga: MTPJ GMIM 28 Juni-4 Juli 2026, Efesus 6:1-9 Didiklah Mereka Di Dalam Ajaran Dan Nasihat Tuhan

Baca Juga: RHK GMIM Minggu 28 Juni 2026, Efesus 6:1 Taatilah Orang Tuamu

Baca Juga: RHK GMIM Senin 29 Juni 2026, Efesus 6:2-3 Bahagia Dan Panjang Umur Menghormati Orangtua

Editor : Aprilia Sahari
#RHK GMIM Selasa 30 Juni 2026 #RHK #GMIM #Renungan GMIM