Syalom,
Kehidupan kita lebih menyerupai maraton daripada lari jarak pendek. Adakalanya kita lelah dan ingin menyerah. Namun, kasih karunia dan kekuatan Allah tidak terbatas bagi mereka yang percaya kepada-Nya.
Ketika Rasul Paulus berada di dalam penjara dan mendekati akhir hidupnya (2 Tim. 4:6), ia meneguhkan Timotius, anak rohaninya: “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman” (ay. 7).
Jalan hidup membawa kita ke berbagai keadaan, tetapi di mana pun kita berada, penting untuk mengingat bahwa ketekunan dalam iman sungguh penting dan mendatangkan upah yang kekal.
Amin.