MANADOPOST.ID--Pemerintah Kota Tomohon semakin serius dalam memperluas jejaring kerja sama internasional, khususnya di sektor pariwisata dan florikultura.
Hal ini terlihat dari langkah Wali Kota Tomohon Caroll J A Senduk SH, yang memanfaatkan momentum ASEAN Sustainable Urbanisation Forum (ASUF) 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia, untuk menjajaki peluang Sister City dengan Kota Baguio, Filipina.
Dalam ajang internasional tersebut, Caroll Senduk didampingi Ketua DPRD Tomohon, Ferdinand Mono Turang, S.Sos, mengadakan pertemuan informal dengan Atty. Elmer O. Datun, City Councilor Baguio City. Pertemuan ini difasilitasi oleh Dr. Aisa Tobing, Deputy Secretary General Citynet Asia Tenggara.
Baguio City dikenal sebagai kota pegunungan yang sejuk di Provinsi Benguet, Pulau Luzon, Filipina, dengan keindahan alam yang memikat.
Kota ini juga terkenal dengan Panagbenga Festival atau Baguio Flower Festival, sebuah festival bunga tahunan yang memiliki kemiripan dengan Tomohon International Flower Festival (TIFF).
Kesamaan karakteristik, potensi alam, dan kekuatan industri florikultura menjadi dasar kuat bagi kedua kota untuk menjalin hubungan Sister City. Pemerintah Baguio City pun menyambut positif rencana kerja sama ini.
“We appreciate for this meeting. And we very happy and proud to be part of Sister City with Tomohon. Kami mengapresiasi pertemuan ini, sangat senang dan bangga bisa menjadi sister city bersama Kota Tomohon," ujar Elmer O. Datun yang mengaku bangga dapat menjalin kemitraan dengan Tomohon.
Wali Kota Caroll Senduk menyampaikan rasa syukur dan optimisme atas peluang kerja sama ini.
“Tentunya kami sangat bersyukur dan bahagia bisa bertemu dan mengadakan informal meeting dengan Pemerintah Baguio City. Pertemuan ini adalah awal untuk kita mewujudkan Sister City dengan mereka. Ini adalah bentuk kerja sama G to G di bidang pariwisata dan industri florikultura,” kata CS sapaan akrabnya.
Lewat kerja sama ini, diharapkan akan terjadi pertukaran pengetahuan, promosi bersama, serta peningkatan kualitas event pariwisata kedua kota, terutama dalam festival bunga yang menjadi ikon masing-masing daerah.
Langkah diplomasi yang dilakukan di Kuala Lumpur ini menjadi bukti komitmen Pemkot Tomohon dalam mengembangkan sektor pariwisata dan memperluas jangkauan promosi ke tingkat internasional. Jika terealisasi, hubungan Sister City dengan Baguio City akan menjadi modal strategis dalam memperkuat branding Tomohon sebagai “Kota Bunga” yang mendunia.(yol)
Editor : Julius Laatung