Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Inovasi Si Bos Bagian Organisasi Setda Kota Tomohon Wujudkan Pemerintahan Berbasis Digital

Julius Laatung • Rabu, 8 Oktober 2025 | 16:30 WIB
BERI PENJELASAN: Ingrid Palit saat menjelaskan soal Inovasi E-Sakip dan Si Bos didampingi Kabag Pembangunan Harriet Marzan, di Gelaran Konferensi Pers, Selasa (7/10/2025).Dok istimewa
BERI PENJELASAN: Ingrid Palit saat menjelaskan soal Inovasi E-Sakip dan Si Bos didampingi Kabag Pembangunan Harriet Marzan, di Gelaran Konferensi Pers, Selasa (7/10/2025).Dok istimewa

MANADOPOST.ID--Pemerintah Kota Tomohon melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah terus berinovasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berbasis digital. 

Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung reformasi birokrasi, peningkatan kinerja, serta penguatan kelembagaan di lingkungan Pemkot Tomohon.
 
Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Tomohon, Ingrid J. F. Palit, SPt, MM, menjelaskan bahwa tugas utama bagian yang dipimpinnya mencakup penyiapan dan perumusan kebijakan daerah, koordinasi antar perangkat daerah, serta pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan, analisis jabatan, pelayanan publik, tatalaksana, dan reformasi birokrasi.
 
“Ruang lingkup kerja kami terbagi dalam tiga bidang utama, yakni Kinerja dan Reformasi Birokrasi, Pelayanan Publik dan Tatalaksana, serta Kelembagaan dan Analisis Jabatan,” ungkap Ingrid didampingi Kabag Pembangunan Harriet Marzan, di sela gelaran konferensi pers yang digelar oleh Bagian Prokopim, Selasa (7/10/2025), 
 
Dalam bidang reformasi birokrasi, Bagian Organisasi telah meluncurkan aplikasi e-SAKIP pada Maret 2025. 
 
Aplikasi ini menjadi alat bantu utama dalam pengelolaan dan pemantauan kinerja perangkat daerah, sekaligus mendukung keterbukaan informasi publik.
 
Selain itu, melalui bidang pelayanan publik, saat ini tengah berlangsung Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) semester II sebagai bagian dari evaluasi kualitas layanan publik di Tomohon. 
 
Bagian Organisasi juga menunggu petunjuk teknis terbaru dari Kementerian PAN-RB untuk memperkuat pelaksanaan reformasi birokrasi di tingkat daerah.
 
Tak hanya itu, Bagian Organisasi juga menginisiasi kegiatan Tim Koordinasi Pelayanan Publik (TKPP) dan Forum Konsultasi Publik (FKP) yang wajib dilaksanakan seluruh perangkat daerah. Kegiatan ini menjadi ruang penting untuk menjaring aspirasi dan memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
 
Pada bidang kelembagaan dan analisis jabatan, muncul inovasi digital baru bertajuk “SiBos Tomohon” Sistem Informasi Bagian Organisasi Tomohon. Inovasi ini dikembangkan sebagai bagian dari Proyek Perubahan dalam Diklat TKA.
 
“Selama ini data jabatan ASN masih dikelola manual. Lewat SiBos Tomohon, kami ingin menciptakan terobosan digital yang mempercepat penyediaan data bagi pimpinan secara cepat dan akurat,” jelas Ingrid.
 
Aplikasi ini diharapkan mampu mempermudah akses informasi bagi kepala perangkat daerah dan unsur pimpinan Pemkot Tomohon. 
 
Implementasi penuh SiBos Tomohon ditargetkan rampung dalam waktu 60 hari dan akan terintegrasi dengan subdomain resmi Pemkot Tomohon.
 
“Dengan inovasi digital ini, kami ingin memastikan setiap kebijakan dan pelayanan publik di Kota Tomohon semakin efisien dan berbasis data. Kami juga terbuka terhadap saran dari masyarakat untuk penyempurnaan sistem ke depan,” tutup Ingrid. (yol)
Editor : Julius Laatung
#Harriet Marzan #Ingrid Palit #Pemerintah Kota Tomohon #ASN #Digitalisasi #Bagian Organisasi #inovasi