Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pimpin Rapat High Level Meeting TPID Tomohon, Wawali Sendy Tekankan Pentingnya Implementasi Empat Pilar Pengendalian Inflasi

Julius Laatung • Jumat, 5 Desember 2025 | 17:13 WIB
Wawali Sendy Rumajar SE M IKom saat memberikan arahan di Rapat High Level Meeting TPID Tomohon. Dok istimewa
Wawali Sendy Rumajar SE M IKom saat memberikan arahan di Rapat High Level Meeting TPID Tomohon. Dok istimewa

MANADOPOST.ID--Pemerintah Kota Tomohon terus memperkuat koordinasi dan strategi dalam menjaga stabilitas harga serta mengantisipasi dinamika inflasi menjelang akhir tahun 2025.

Hal ini ditegaskan dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) TPID Kota Tomohon Tahun 2025 yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar, SE, M.I.Kom, pada Jumat, 5 Desember 2025, di Hotel Vila Emita Tomohon.

Kegiatan tersebut diketahui turut dirangkaikan dengan Capacity Building Penyusunan Roadmap Pengendalian Inflasi Daerah 2025–2027.

Dalam sambutannya, Wawali Sendy  Rumajar menegaskan bahwa HLM TPID menjadi forum penting untuk memastikan arah kebijakan pengendalian inflasi berjalan terarah, terukur, dan responsif terhadap kondisi ekonomi.

“HLM TPID merupakan forum pengambilan keputusan tingkat tinggi untuk memastikan seluruh kebijakan pengendalian inflasi di Kota Tomohon berjalan lebih terarah, terkoordinasi, dan responsif terhadap dinamika ekonomi,” ujar Rumajar.

Di akhir Triwulan IV Tahun 2025, sejumlah tantangan semakin nyata, mulai dari fluktuasi harga pangan strategis, dampak perubahan iklim pada produksi hortikultura, tingginya biaya distribusi antarwilayah, hingga meningkatnya konsumsi masyarakat pada periode Natal dan Tahun Baru. Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan lebih tinggi dari seluruh pemangku kepentingan.

Rumajar menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara Pemkot Tomohon, Forkopimda, Bank Indonesia, Bulog, Pertamina, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, hingga perangkat daerah terkait. Ia juga menggarisbawahi pentingnya implementasi empat pilar pengendalian inflasi: ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Sebagai daerah yang kuat di sektor hortikultura dan pariwisata, Tomohon memiliki peluang besar memperkuat stabilitas pasokan melalui optimalisasi produksi lokal. Namun tantangan berupa volatilitas harga cabai, bawang, serta ketergantungan suplai dari luar daerah membutuhkan kerja sama lintas wilayah yang lebih intensif.

Terkait penyusunan Roadmap Pengendalian Inflasi Daerah 2025–2027, Rumajar menyebut dokumen tersebut sebagai pedoman strategis yang memastikan setiap intervensi memiliki indikator kinerja yang jelas, fokus komoditas yang tepat, serta arah kebijakan yang tidak lagi reaktif.

“Keberhasilan pengendalian inflasi bukan hanya pencapaian teknis, tetapi menjadi bagian dari upaya besar menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat Kota Tomohon,” tegasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Tomohon Dra. Lily Solang, MM, Kepala Bagian Perekonomian Stevy Pioh, SE, M.Si, Korwil BIN Tomohon Alvons Sumengge, S.STP, perwakilan Dandim 1302 Minahasa Kapten Inf. Donny Lumenta, serta jajaran pemerintah daerah lainnya.

Kata Kunci: pengendalian inflasi, TPID Tomohon, stabilitas harga, Roadmap Inflasi Tomohon, ekonomi daerah, HLM TPID.

Editor : Julius Laatung
#TPID #Inflasi #konsumsi masyarakat #kebutuhan pokok #Pemerintah Kota Tomohon #Sendy Rumajar