Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Umumkan Struktur, Gladiator James Sumendap di 'Tendang' PDIP? Begini Kata DPD

B
Penulis: Baladewa Setlight❯
Panglima Panji Yosua James Sumendap: GMIM Harus Dijaga Kesakralannya
Panglima Panji Yosua James Sumendap: GMIM Harus Dijaga Kesakralannya

MANADOPOST.ID - Isu keretakan hubungan antara James Sumendap dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) besutan Olly Dondokambey, mulai mencuat.


Advertisement

James Sumendap yang merupakan gladiator PDIP Sulut dalam beberapa Pilkada dan Pemilu yang lalu, kini diisukan telah di 'tendang' alias di pecat dari partai yang telah membuat dirinya menjabat 2 kali Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) tersebut.

Isu keretakan hubungan antar James Sumendap dan PDIP mulai terlihat ketika figur yang diketahui sangat totalitas terhadap partai berlogo banteng moncong putih tersebut menggelar Rapat kerja daerah (Rakerda) di Minahasa beberapa hari lalu. 

Dimana sang gladiator tidak datang ke Rakerda, selayak kader PDIP lain. Padahal Rakerda tersebut direncanakan akan hadiri langsung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sehingga semua kader PDIP Sulut, diwajibkan untuk hadir. Namun sang gladiator James Sumendap tetap tidak hadir.

Advertisement

Isu keretakan hubungan antara James Sumendap dan PDIP Sulut juga jelas terlihat dari struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sulut periode 2025-2030. Nama James Sumendap tidak ada dalam struktur tersebut. Sedangkan untuk Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Mitra, telah dipimpin Ronald Kandoli.

James Sumendap ketika dihubungi Manado Post melalui nomor WhatsApp +62 82280xxxxxx juga tidak mau merespon pertanyaan wartawan terkait sudah tidak bergabungnya dirinya dengan DPD PDIP Sulut. Gladiator James Sumendap sempat merespon WhatsApp tersebut, namun ketika diberikan pertanyaan isu keretakan hubungan antara dirinya dan PDIP, James Sumendap enggan berkomentar.

Sementara itu, pihak DPD PDIP Sulut melalui Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif, Steven Kandouw, ketika dihubungi Manado Post, mengatakan bahwa belum ada info terkait isu James Sumendap telah meninggalkan PDIP.

Advertisement

"Ngak ada info. Untuk pengurus DPD, sudah dilantik semua. Pak Frangky Wongkar juga sudah masuk dan dilantik," kata Steven Kandouw, tak ingin berkomentar lebih terkait nama James Sumendap.

Disisi lain, salah satu narasumber Manado Post yang tak mau namanya diberitakan, memberikan info bahwa James Sumendap telah dipecat PDIP. Bahkan dirinya mengatakan bahwa James Sumendap hampir bergabung dengan partai milik Presiden Prabowo Subianto.

"James sudah ditendang PDIP. Ada perbedaan pendapat antara dirinya dan petinggi DPD PDIP Sulut. Sehingga James Sumendap dipecat. Nah sekarang James Sumendap setahu saya, sudah hampir bergabung dengan Partai Gerindra," kuncinya. (ewa)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Manado PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Universitas Republik Indonesia: Ambisi Pendidikan atau Bayang-Bayang Kepentingan?

Universitas Republik Indonesia: Ambisi Pendidikan atau Bayang-Bayang Kepentingan?

Universitas Republik Indonesia disorot soal tujuan, tata kelola, kebebasan akademik, efisiensi anggaran, dan potensi kepentingan kekuasaan.

Prabowo Apresiasi Mentan Amran di Sidang Tahunan MPR, Swasembada Pangan Tercapai Hanya Setahun

Prabowo Apresiasi Mentan Amran di Sidang Tahunan MPR, Swasembada Pangan Tercapai Hanya Setahun

Presiden Prabowo menilai capaian pangan Indonesia merupakan hasil kerja bersama yang digerakkan Kementerian Pertanian dengan dukungan penyul

Lapas Amurang Disulap Jadi Sentra Pangan, Warga Binaan Ikut Cetak Sawah hingga Budidaya Ayam Petelur

Lapas Amurang Disulap Jadi Sentra Pangan, Warga Binaan Ikut Cetak Sawah hingga Budidaya Ayam Petelur

Program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus bergulir hingga ke berbagai lini, termasuk lingkungan pemasyarakatan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer