Lantik Pengurus ABPEDNAS, Jamintel Soroti Dandes-MBG, Kawal Program Presiden Prabowo

MANADOPOST.ID — Penguatan tata kelola keuangan desa dan pengawasan program strategis nasional menjadi sorotan utama dalam agenda pemerintahan di Sulawesi Utara (Sulut).
Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel), Prof Dr Reda Manthovani, secara tegas menekankan pentingnya integritas pengelolaan Dana Desa (Dandes) serta efektivitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pernyataan tersebut disampaikan dalam momentum pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ABPEDNAS, Selasa (7/4/2026), yang menjadi panggung konsolidasi peran kelembagaan desa dalam mendukung agenda nasional.
Menurut Prof Reda Manthovani, pengelolaan Dana Desa dan implementasi MBG merupakan bagian dari program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto, yang harus dikawal secara serius dan berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa peran intelijen kejaksaan tidak lagi sekadar bersifat reaktif, melainkan proaktif melalui pendekatan pembinaan terhadap kepala desa dan perangkatnya.
“Peran intel adalah pembinaan kepala desa dan perangkat desa, dengan melibatkan anggota BPD sebagai partner kasi intel dalam pengelolaan keuangan desa,” ujarnya.
Pendekatan ini dinilai sebagai strategi preventif untuk meminimalisir potensi penyimpangan sejak tahap perencanaan hingga pelaporan anggaran.
Prof Reda Manthovani juga mengungkapkan bahwa tingkat kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) terkait Dana Desa di Sulut tergolong rendah.
Berdasarkan data Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, pada tahun 2026 tercatat hanya 1 kasus pada tahap penyidikan dan 3 kasus pada tahap penuntutan.
“Cukup segini saja, jangan ditambah. Jadi kepala desa jangan membandel,” tegasnya dengan nada lugas.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




