Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kesembuhan Ajaib Pitres Sombowadile  

T
Penulis: Tommy Waworundeng❯
Penulis Suhendro Boroma
Penulis Suhendro Boroma

Advertisement

 

Oleh:
Suhendro Boroma

MANADOPOST.ID-Jumat siang, 18 September 2026. Saya sedang berkendara di Jl. Pajajaran Bogor. Lily Djenaan, istri saya meneruskan notifikasi kabar duka sang sahabat: Pitres Sombowadile meninggal dunia.

Advertisement

Terasa sesak. Ingin segera datang melayat di rumah duka di Buha, Manado. 

Jumat malam mengikuti rangkaian Muktamar ke-VIII Ikatan Persaudaran Haji Indonesia (IHPI) di Jakarta. Diniharinya saya ke Gorontalo, menghadiri pernikahan ponakan di Sabtu siang (akad nikah) dan malamnya resepsi.  

Minggu siang ke Makassar untuk RUPSLB di Senin pagi hingga petang. Lanjut ke Jakarta lagi untuk sejumlah kegiatan. Dengan sedih dan duka mendalam sambil berguman, “mohon maaf Pite’, sahabatku, saya tidak bisa menatap jasadmu untuk terakhir kalinya.” 

Advertisement

Tapi persahabatan sejati kita tetap terpaut dalam hati. Tidak lekang oleh panas, tak lapuk oleh hujan.

Kami berjumpa kala masih sesama aktivis mahasiswa di akhir dekade 1980-an. Pitres Ketua Senat Mahasiswa Institut Teknologi Minaesa (ITM), saya memasuki masa akhir kuliah di IKIP Manado. Berjumpa, lalu menjadi sahabat karib dengan Katamsi Ginano, mahasiswa Fakultas Teknik Unsrat yang sedang mengemban posisi prestisius: Pemimpin Redaksi Majalah Inovasi Unsrat.

Kami bertiga sering diskusi ngolor ngidul di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Unsrat. Pagi, siang, acapkali hingga larut malam. Selain untuk saling mengasah dan ‘unjuk kepintaran’, juga, sebenarnya, itu cara kami menyiasati  kantong yang paceklik permanen.

Kadang kami sampai tertidur di lantai kantor Inovasi. Begitu bangun, tanpa mandi, lanjut diskusi lagi. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Manado PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Gibran, Kelalaian KPU, dan Aib Demokrasi

Gibran, Kelalaian KPU, dan Aib Demokrasi

Gibran, Kelalaian KPU, dan Aib Demokrasi. Ditulis Oleh: Suhendro Boroma, Anggota KPU Sulut 2003-2008, Pilkada langsung pertama di Indonesia

Pite', Sepenggal Obituari

Pite', Sepenggal Obituari

Ketika itu Suhendro Boroma (kelak memimpin salah satu jaringan media raksasa, Jawa Pos Group), Lily Djenaan (aktivitas perempuan

Studentpreneur Unsrat Expo 2026 Season 2: Ratusan Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan

Studentpreneur Unsrat Expo 2026 Season 2: Ratusan Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan

Studentpreneur Unsrat Expo 2026 Season 2 berlangsung, Kamis (5/11). Mengangkat tema: Karya Wirausaha Mahasiswa Berdampak Bagi Negeri

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer