Agenda ini sekaligus menutup masa persidangan ketiga tahun pertama 2024–2025 dan membuka lembaran baru kerja sama legislatif dan eksekutif untuk setahun ke depan.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD atas pelaksanaan tugas dan fungsi konstitusional, termasuk reses masa persidangan ketiga.
Menurutnya, reses adalah momen strategis bagi anggota dewan untuk menjaring aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.
Aspirasi tersebut akan menjadi bahan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah yang tepat sasaran.
“Penutupan masa persidangan ini menandai berakhirnya satu fase penting kerja legislatif dan eksekutif.
Sementara pembukaan masa sidang baru menuntut kerja sama yang semakin solid, sinergi yang semakin erat, dan komunikasi yang semakin efektif antara DPRD dan Pemerintah Kota Bitung,” tegas Wawali Randito.
Ia menegaskan visi Harmoni Menuju Bitung Maju dengan empat misi utama pemerintahan Hengky Honandar dan Randito Maringka (HH-RM) meliputi sumber daya manusia hingga meningkatkan toleransi antar umat beragama (selengkapnya lihat grafis).
Ia juga mengajak untuk menjadikan tahun sidang baru ini sebagai momentum meningkatkan kualitas kebijakan, mempercepat realisasi program pembangunan, dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat Bitung.
“Kita adalah petarung di garis depan pengabdian, yang tidak mengenal kata menyerah dalam mewujudkan Bitung yang harmonis, maju, dan sejahtera.
Perbedaan pandangan bukanlah penghalang, tetapi kekayaan demokrasi yang harus kita kelola demi kepentingan rakyat,” ujarnya.
Dengan semangat persatuan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung dan DPRD berkomitmen memperkuat koordinasi untuk memastikan setiap program pembangunan memberikan dampak nyata.
Tahun sidang 2025–2026 diharapkan menjadi periode percepatan dan pemerataan hasil pembangunan bagi seluruh lapisan masyarakat.(fys)
Empat Misi HH-RM:
1. Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM).
2. Membangun dari kelurahan untuk pemerataan ekonomi yang berkeadilan.
3. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
4. Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam dan budaya, serta peningkatan toleransi antar umat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.
Editor : Franky Sumaraw