Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

ASTAGA, Ketua DPRD Bolmong Dipolisikan, Diduga Aniaya Kepala BKD, Begini Kronologisnya

Ayurahmi Rais • Senin, 25 September 2023 | 11:02 WIB
Photo
Photo

MANADOPOST. ID-Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling (WK) dilaporkan ke Kepolisian Resort (Polres) Bolmong, Sabtu (23/9) akhir pekan lalu.

Ini dikarenakan dugaan terjadinya penganiayaan kepada Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Bolmong Seriyanto ST, Jumat (22/9) malam.
Berdasarkan laporan polisi nomor: LP/B/81/IX/2023/Sulut/SPKT/Polres Bolmong, ketua DPRD diduga melakukan tindak pidana penganiayaan sebagaimana di maksud dalam pasal 351 Ayat (1) KUHP.

Dalam keterangan Kepala BKD (Badan Keuangan Daerah) kejadian tersebut terjadi sebelum pelaksanaan paripurna APBD-P, di Kantor DPRD, Jumat malam.

Awalnya, Ketua DPRD memerintahkan salah satu pimpinan sekretariat untuk memanggil kepala BKD untuk mengkonfirmasi penambahan anggaran yang akan ditetapkan dalam APBD, namun permintaan itu tidak diindahkan kepala BKD dan akhirnya terjadi adu mulut, hingga penukulan.

“Peristiwa ini terjadi di lokasi penghubung ruangan paripurna dan ruangan ketua DPRD. Sebelum kejadian ada permintaan ketua DPRD yang tidak bisa dilaksanakan, tiba-tiba beliau melepaskan pukulan di dada,” ungkap Seriyanto.

“Peristiwa ini sudah diserahkan ke aparat kepolisian,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPRD saat dikonfirmasi membantah adanya peristiwa tersebut. Bahkan, Welty mengungkapkan akan lapor balik atas dugaan fitnah terhadap dirinya. “Ini tidak benar. Saya akan lapor balik fitnah ini,” tegas Welty.

Baca Juga: SINERGI BUMN: PLN Gandeng BRI Kembangkan Layanan Pay Later
Menurut Welty, peristiwa yang sebenarnya saat paripurna APBD perubahan awalnya berada di ruangan kerja. Saat itu, ketika ingin ke toilet ia melihat Kepala BKD sedang berada diantara ruang belakang kantornya.

“Saat itu saya memanggil kepala BKD untuk menanyakan anggaran yang sudah yang sudah dibahas sebelumnya,” jelas Welty.
Namun diungkapkan Welty, jawaban Kepala BKD bertele-tele dan memastikan tidak bisa menambahkan anggaran tersebut. Kecewa dengan jawaban kepala BKD, Welty langsung mempersilahkan untuk keluar.

“Saya cuma mendorong ia (Kepala BKD) untuk keluar dari ruangan belakan karena disaat itu saya akan ke toilet. Namun tiba-tiba ia menuduh saya melakukan penganiayaan dan ini adalah fitnah tentu saja saya akan melaporkan tuduhan ini,” tutupnya. Baca Juga: Pemkot Bitung dan Pertamina Sepakat BBM dan LPG Bersubsidi Tepat Sasaran
 
 

Editor : Ayurahmi Rais
#Kepala BKD Bolmong #Ketua DPRD Bolmong #Ketua DPRD Bolmong Dipolisikan