Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

XPENG Mulai Produksi Robot Humanoid IRON, Target Produksi Massal Akhir 2026

A
Penulis: Amelia Beatrix❯
Robot humanoid XPENG IRON menjadi bagian dari strategi Physical AI dan ditargetkan produksi massal akhir 2026.
Robot humanoid XPENG IRON menjadi bagian dari strategi Physical AI dan ditargetkan produksi massal akhir 2026.

Advertisement

MANADOPOST.ID – XPENG mulai membawa teknologi robot humanoid dari tahap pengembangan menuju manufaktur. Perusahaan asal China tersebut resmi mengoperasikan lini produksi robot humanoid dan untuk pertama kalinya XPENG IRON berjalan keluar dari lini produksi secara mandiri setelah menyelesaikan proses manufaktur.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Physical AI XPENG sekaligus membuka jalan menuju produksi robot humanoid dalam skala lebih besar. Lini produksi tersebut diklaim menjadi lini otomatis pertama yang dirancang khusus untuk manufaktur robot humanoid canggih dengan mengadopsi standar kualitas dari industri kendaraan listrik pintar.

Lebih dari 80 persen proses utama di lini produksi telah diotomatisasi. Sistem tersebut dirancang untuk menghasilkan proses manufaktur yang presisi dan fleksibel, sekaligus menjaga konsistensi kualitas serta memungkinkan peningkatan kapasitas produksi.

Advertisement

“Lini produksi robot ini dibangun dari nol, tanpa ada contoh yang dapat dijadikan acuan. Ke depan, kami akan terus mengeksplorasi ritme produksi yang lebih cepat dan skala manufaktur robot yang lebih besar,” ujar He Xiaopeng, Chairman & CEO XPENG.

XPENG IRON berjalan mandiri keluar dari lini produksi robot humanoid XPENG di China.
XPENG IRON berjalan mandiri keluar dari lini produksi robot humanoid XPENG di China.

Sebagai bagian dari pengembangan Physical AI, XPENG IRON dirancang sebagai robot humanoid serbaguna yang dapat menjalankan berbagai tugas secara mandiri. Robot ini memiliki 76 degrees of freedom (DOF) di seluruh tubuh dan 21 DOF pada masing-masing tangan untuk mendukung mobilitas serta ketangkasan.

Advertisement

Dari sisi komputasi, IRON dibekali tiga chip Turing AI dengan kemampuan komputasi efektif hingga 2.250 TOPS. Teknologi tersebut memungkinkan Physical AI foundation model dijalankan langsung pada robot sehingga sejumlah tugas kompleks dapat dilakukan tanpa pengoperasian jarak jauh.

XPENG menargetkan IRON masuk tahap produksi massal pada akhir 2026. Penggunaan awal secara komersial direncanakan di sejumlah toko dan kampus XPENG, sebelum peluncuran serta pengiriman di China dan pasar internasional pada 2027.

Pengembangan robotika ini menjadi salah satu dari tiga pilar pertumbuhan XPENG, bersama bisnis otomotif dan ekspansi global. Pada 24 Agustus 2026, bisnis robotika XPENG juga mengumumkan pendanaan lebih dari US$900 juta dengan valuasi pascapendanaan di atas US$6,3 miliar.

Melalui IRON, XPENG kini tidak hanya mengembangkan kendaraan berbasis AI, tetapi juga memperluas penerapan kecerdasan buatan dari ruang digital menuju dunia fisik.(AME)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Manado PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

XPENG Perluas Pasar Mobil Listrik Pintar ke Jawa Timur Lewat GIIAS Surabaya 2026

XPENG Perluas Pasar Mobil Listrik Pintar ke Jawa Timur Lewat GIIAS Surabaya 2026

XPENG memperluas pasar mobil listrik pintar di Jawa Timur lewat GIIAS Surabaya 2026 dengan menghadirkan New X9 dan G6 Pro.

XPENG Pamerkan Ekosistem AI di GIIAS 2026, Perluas Visi Mobilitas Masa Depan di Indonesia

XPENG Pamerkan Ekosistem AI di GIIAS 2026, Perluas Visi Mobilitas Masa Depan di Indonesia

XPENG tampil di GIIAS 2026 dengan ekosistem AI, EV pintar, robot humanoid, dan kendaraan terbang untuk mobilitas masa depan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer