Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Program SMA Peduli Kesehatan Poltekkes Kemenkes Manado Hadirkan Pengalaman Belajar Berbeda

C
Penulis: Clavel Lukas❯
Program SMA Peduli Kesehatan Poltekkes Kemenkes Manado
Program SMA Peduli Kesehatan Poltekkes Kemenkes Manado

Advertisement

MANADOPOST.ID – Suasana belajar di SMAN 10 Manado dan SMKN 5 Manado pada pekan kedua Agustus lalu terasa berbeda. Ruang kelas yang biasanya dipenuhi pelajaran rutin berubah menjadi ruang diskusi yang hidup ketika ratusan siswa diajak berbicara tentang Tuberkulosis (TB), Human Immunodeficiency Virus (HIV), dan Diabetes Melitus (DM). Mereka tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif bertanya, berdiskusi, menyatakan komitmen hidup sehat, hingga berkesempatan melihat langsung bakteri penyebab TB melalui mikroskop di Laboratorium Bakteriologi Jurusan Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Poltekkes Kemenkes Manado.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “SMA Peduli Kesehatan: Kampanye Pencegahan TB, HIV, dan Diabetes Melitus Berbasis Sekolah” yang dilaksanakan tim dosen Jurusan Teknologi Laboratorium Medis (TLM) dan Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado.

Kegiatan berlangsung di SMAN 10 Manado pada Selasa, 11 Agustus 2026, dan berlanjut di SMKN 5 Manado pada Rabu, 12 Agustus 2026. Program ini dirancang untuk membangun literasi kesehatan siswa melalui pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan mereka sehingga pesan-pesan kesehatan tidak berhenti sebagai teori di ruang kelas, tetapi menjadi pengetahuan yang dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Advertisement

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Dra. Linda Makalew, M.Kes., mengatakan bahwa sekolah merupakan tempat yang strategis untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini. Menurutnya, siswa bukan hanya penerima informasi, tetapi dapat menjadi penyampai pesan kesehatan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Kami ingin siswa tidak hanya mengetahui apa itu TB, HIV, dan Diabetes Melitus, tetapi juga memahami cara pencegahannya serta mampu menjadi penyampai informasi kesehatan yang benar di lingkungan sekolah maupun keluarga,” ujarnya.

Edukasi dari Praktisi Berpengalaman

Advertisement

Salah satu kekuatan program ini adalah keterlibatan dr. Nora Sondakh, M.A., praktisi kesehatan yang telah lama berkarier di Dinas Kesehatan. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, ia mengajak siswa memahami bahwa TB, HIV, dan Diabetes Melitus bukan sekadar materi pelajaran, melainkan persoalan kesehatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Pada materi Tuberkulosis, dr. Nora menjelaskan bahwa penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menular melalui percikan dahak ketika penderita batuk, bersin, atau berbicara. Ia mengingatkan pentingnya mengenali gejala seperti batuk berkepanjangan, menerapkan etika batuk, menjaga sirkulasi udara di rumah maupun di ruang belajar, serta tidak ragu melakukan pemeriksaan apabila mengalami gejala yang mengarah pada TB.

Dalam pembahasan mengenai HIV, ia meluruskan berbagai kesalahpahaman yang masih sering ditemui di kalangan remaja. Menurutnya, HIV tidak menular melalui berjabat tangan, berpelukan, berbagi makanan, maupun gigitan nyamuk. Sebaliknya, siswa diajak memahami pentingnya menghindari perilaku berisiko, tidak menggunakan jarum suntik secara bergantian, serta membangun sikap empati kepada Orang dengan HIV agar stigma di masyarakat dapat dikurangi.

Sementara itu, pada materi Diabetes Melitus, dr. Nora mengingatkan bahwa penyakit ini tidak hanya menyerang orang lanjut usia. Pola makan tinggi gula, kurang aktivitas fisik, dan kebiasaan hidup tidak sehat sejak usia muda dapat meningkatkan risiko terjadinya Diabetes Melitus di kemudian hari. Karena itu, ia mendorong siswa membiasakan konsumsi makanan bergizi seimbang, aktif berolahraga, menjaga berat badan ideal, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala apabila memiliki faktor risiko.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Manado PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Seorang ASN Pemkot Manado Diduga Salah Gunakan Wewenang dan Jabatan Diperiksa BKPSDM

Seorang ASN Pemkot Manado Diduga Salah Gunakan Wewenang dan Jabatan Diperiksa BKPSDM

Tim Pemeriksa BKPSDM Kota Manado melaksanakan pemeriksaan terhadap satu orang ASN diduga terkait penyalahgunaan wewenang dan jabatan

Sampah Hiasi Saluran Air di Kecamatan Singkil, Warga Diingatkan Dampak Buang Sampah Sembarangan

Sampah Hiasi Saluran Air di Kecamatan Singkil, Warga Diingatkan Dampak Buang Sampah Sembarangan

Tim gorong-gorong Kecamatan singkil, Manado bersama lurah dan ketua lingkungan menemukan tumpukan sampah plastik di saluran air di Salter

Dukung Program Polisi Bersama Rakyat, Camat Paal Dua: Jaga Lingkungan, Jangan Buang Sampah Sembarang

Dukung Program Polisi Bersama Rakyat, Camat Paal Dua: Jaga Lingkungan, Jangan Buang Sampah Sembarang

Program polisi bersama masyarakat mendapat dukungan camat Paal Dua, Kota Manado. Salah satunya mengantisipasi bencana alam

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer