AS Serahkan 50 Unit Rontgen Portabel untuk Percepat Deteksi TBC di Indonesia

MANADOPOST.ID– Pemerintah Amerika Serikat memperkuat kemitraan kesehatan dengan Indonesia melalui dukungan 50 unit perangkat rontgen dada digital ultra-portabel untuk membantu mempercepat deteksi dan penanganan tuberkulosis (TBC).
Dukungan tersebut menjadi bagian dari kerja sama kedua negara dalam memperluas akses teknologi kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah yang selama ini belum memiliki fasilitas pemeriksaan TBC memadai.
Penyerahan 50 unit perangkat rontgen buatan Amerika Serikat itu disaksikan Pejabat Senior Biro Keamanan dan Diplomasi Kesehatan Global (Bureau of Global Health Security and Diplomacy/GHSD) Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Jeff Graham, bersama Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangkaian kunjungan Graham ke Jakarta pada 2 November 2026 untuk memperkuat kerja sama kesehatan kedua negara, termasuk membahas dukungan Amerika Serikat bagi sektor kesehatan Indonesia dan pengembangan kemitraan ke depan.
Perangkat yang diserahkan mencakup Impact-Global Digital X-Ray Kits produksi perusahaan Amerika Serikat, MinXray Inc. Peralatan tersebut dilengkapi perangkat lunak Super Intelligence yang membantu tenaga kesehatan mengidentifikasi potensi kasus TBC.
Selain penyediaan perangkat, dukungan Pemerintah Amerika Serikat juga meliputi instalasi peralatan, pelatihan tenaga kesehatan Indonesia, serta paket garansi dan layanan selama tiga tahun.
Menariknya, teknologi rontgen portabel ini tidak hanya diperuntukkan bagi pemeriksaan TBC, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi berbagai penyakit dan kondisi kesehatan lainnya.
“Amerika Serikat dan Indonesia memiliki komitmen bersama untuk menghentikan penyebaran penyakit menular sebelum melintasi batas negara. Sistem rontgen buatan Amerika Serikat ini akan membantu tenaga kesehatan Indonesia mendeteksi dan menangani TBC di komunitas yang sebelumnya belum memiliki akses terhadap teknologi ini,” ujar Graham.
Menurutnya, penyediaan perangkat tersebut merupakan wujud pendekatan kesehatan terpadu yang memungkinkan teknologi yang sama dimanfaatkan untuk mendeteksi beragam penyakit.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!



