MANADOPOST.ID - Lituania telah memanggil diplomat tertinggi Vatikan.
Hal ini dilakukan pasca Paus Fransiskus mengatakan kepada generasi muda Rusia untuk mengingat bahwa mereka adalah pewaris kerajaan besar.
Menanggapi pernyataan Paus Fransiskus pada hari Jumat lalu, Kementerian Luar Negeri Lituania mengundang Duta Besar Vatikan untuk berbicara setelah uskup agung kembali dari liburan.
Selasa (29/8) Vatikan mengatakan Paus Fransiskus tidak bermaksud mengagungkan imperialisme Rusia dalam pidatonya.
Di mana ia juga memuji kaisar Peter Agung dan Catherine II yang memperluas kekaisaran.
"Tujuan Paus Fransiskus adalah untuk melestarikan dan mempromosikan semua hal positif dalam warisan budaya dan spiritual Rusia," kata Vatikan.
Ukraina, yang pernah menjadi bagian dari kekaisaran yang sama, mengatakan komentar tersebut sangat disesalkan. Sementara Kremlin puas dengan pernyataan itu. (tkg)