Dilantik Jadi Ketua PERSI Sulut, Prof Starry Langsung Tancap Gas dengan Program Kolaborasi RS

MANADOPOST.ID– Prof Dr dr Starry H Rampengan SpJP(K) FIHA MARS MHKes resmi dilantik sebagai Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Sulawesi Utara periode terbaru. Bersamaan dengan itu, dilantik pula kepengurusan Majelis Kehormatan Etik Rumah Sakit Indonesia (MAKERSI) Sulut yang dipimpin Dr dr Erwin Gidion Kristanto SH SpFM(K) FISQua.
Prosesi pelantikan berlangsung di Ballroom Hotel Four Points Manado, Jumat (14/08/2026), dan dipimpin langsung Ketua Umum PERSI Pusat dr Bambang Wibowo SpOG SubSpKFM MARS FISQua bersama Ketua Umum MAKERSI Pusat Prof Dr dr Agus Purwadianto SH MSi SpFM Subsp EM(K) DFM.
Kegiatan tersebut turut disaksikan Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili Plt Kepala Dinas Kesehatan dr Lidya Tulus MKes, mantan Ketua PERSI Sulut dr Jimmy Panelewen SpB-KBD, mantan Ketua MAKERSI Sulut Dr dr David Kaunang SpA(K), Ketua IDI Sulut Prof Dr dr John Wantania SpOG SubspKFM, jajaran Direksi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, serta para undangan dari berbagai rumah sakit di Sulawesi Utara.
Tak sekadar pelantikan, agenda tersebut juga dirangkaikan dengan seminar dan workshop bertajuk *Strategi Kendali Mutu Kendali Biaya (KMKB) dalam Menghadapi Era Rumah Sakit Berbasis Kompetensi*, yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan sektor kesehatan.
Dalam sambutannya, Prof Starry menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya bersama jajaran pengurus untuk memimpin organisasi rumah sakit terbesar di Indonesia itu di tingkat daerah.
"Terima kasih kepada Ketua Umum PERSI dan MAKERSI Pusat yang telah melantik kami. Hari pertama dilantik, pengurus tunjukkan langsung bahwa kita berinovasi," ujar Prof Starry.
Menurutnya, semangat tersebut langsung diwujudkan melalui penyelenggaraan seminar nasional, workshop, hingga pameran kesehatan ke-3 yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus.
Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado itu menegaskan bahwa kepengurusan PERSI Sulut ke depan akan fokus membangun sinergi dan kolaborasi antar-rumah sakit di Sulawesi Utara. Ia menilai, tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks harus dihadapi secara bersama-sama, bukan melalui persaingan antarfasilitas kesehatan.
"Kita harus menghadapi bersama tantangan bagaimana rumah sakit yang berkompetensi secara nyata dapat mewujudkan rumah sakit yang bersinergi. Sistem rujukan dan sinergitas menjadi modal kita untuk membangun rumah sakit yang unggul. Semuanya untuk masyarakat,” katanya.
Prof Starry mengungkapkan, salah satu program prioritas yang akan diperkuat adalah jejaring pengampuan rumah sakit, terutama bagi fasilitas kesehatan yang berada di wilayah kepulauan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pemerataan kualitas layanan kesehatan di seluruh daerah Sulawesi Utara.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




