
MANADOPOST.ID— Kabar duka datang dari dunia jurnalistik, penyiaran dan organisasi kemasyarakatan Sulawesi Utara.
Ferry B.M. Rende, jurnalis senior, praktisi penyiaran, penulis dan Ketua DPD GPPMP Sulawesi Utara, telah berpulang.
Ferry Rende meninggal dunia pada pukul 09.56 WITA di RS Hermina Manado, setelah sebelumnya diketahui dalam kondisi sakit.
Kepergian Ferry meninggalkan duka bagi keluarga, sahabat, rekan-rekan jurnalis, aktivis organisasi, serta berbagai kalangan yang selama ini mengenal kiprahnya.
Yang membuat sosok Ferry begitu dikenang, adalah semangatnya untuk tetap beraktivitas dan menyuarakan berbagai persoalan publik, bahkan ketika kondisi kesehatannya mulai menurun.
Dalam kondisi sakit, Ferry masih menyempatkan diri mengikuti pertemuan GPPMP, Gapempi, GPMPI dan Garda Merah Putih di Bogor, Sabtu (29/8/2026).
Kehadiran tersebut menjadi salah satu gambaran kuat tentang karakter Ferry yang tetap aktif dalam organisasi dan pergerakan hingga masa-masa terakhir kehidupannya.
Ferry B.M. Rende dikenal sebagai salah satu jurnalis senior asal Sulawesi Utara. Ia pernah menjadi wartawan Cahaya Siang dan Media Indonesia, serta aktif sebagai praktisi penyiaran.
Pengalamannya di dunia jurnalistik membuat Ferry dikenal bukan hanya sebagai pencari dan penulis berita, tetapi juga sebagai sosok yang kerap memberikan pandangan kritis terhadap berbagai persoalan publik di Sulawesi Utara.
Situs STIPAN pada 2021 pernah menyebut Ferry sebagai jurnalis senior dan mencatat pengalamannya sebagai staf khusus Sumarsono ketika menjabat sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Utara pada 2015-2016, kemudian saat Sumarsono menjadi Plt Gubernur DKI Jakarta dan Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan.
Jejak pemikirannya juga masih terlihat dalam berbagai pemberitaan mengenai isu pemerintahan, penyiaran dan sosial kemasyarakatan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




