Sekretaris-Bendahara Sengit, Presidium MW KAHMI Sulut Terpilih Periode 2026-2031 Rapat Perdana

MANADOPOST.ID - Setelah 7 Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sulawesi Utara (Sulut) terpilih pada Musyawarah Wilayah (Muswil) X di Swissbell Hotel Maleosan Manado, Minggu (1/11) dini hari, tensi Muswil masih tetap panas. Sebab, selanjutnya adalah penentuan siapa yang akan mengisi dua pos strategis. Yakni Sekretaris dan Bendahara.
Jika 7 Presidium dipilih oleh 12 Majelis Daerah (MD) se Sulut yang bertindak sebagai voters, maka Sekretaris dan Bendahara menjadi ranah Presidium terpilih. Deretan kandidat dua pos bergengsi itu kini berseliweran di media sosial dan media mainstream. Apalagi pada Rabu (5/11) Presidium terpilih sudah akan menggelar rapat perdana.
‘’Betul, kami akan melaksanakan rapat perdana setelah terpilih pada Minggu (1/11) dini hari. Ini agenda resmi perdana Presidium terpilih Periode 2026-2031. Rapat dilaksanakan di Manado dengan tatap muka,’’ jelas Iskandar Kamaru dan Madzhabullah Ali, presidium petahana dan eks Sekretsris periode lalu.
Mengenai isi bahasan di rapat, masih pada tahap penyusunan komposisi kepengurusan. Formatnya menyesuaikan dengan AD/ART dengan acuan hasil Musyawarah Nasional (Munas) ke-XI Majelis Nasional (MN) KAHMI di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada November 2022 silam.
‘’Kami mengejar waktu sehingga hanya rehat tiga hari pasca Muswil dan langsung menggelar rapat. Yaitu jadwal pelantikan yang disarankan MN pada Desember 2026 dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil). Setidaknya sebelum paruh November komposisi kepengurusan lengkap MW KAHMI Sulut sudah siap. Agar sudah bisa langsung kerja untuk mengejar deadline pelantikan. Termasuk pelantikan Dewan Pakar, Dewan Penasehat dan Dewan Etik,’’ tambah Jifly Adam, Fikry Darise, Firman Mustikan dan Mursidin Mokobombang.
Sementara itu sejumlah nama mencuat sebagai bakal calon sekretaris dan bendahara. Nama-nama beken para alumni Hijau Hitam Sulut dengan sederet prestasi membuat suasana pemilihan Sekretaris dan Bendahara juga tak kalah seru seperti pemilihan 7 Presidium. ‘’Meskipun Sekretaris dan Bendahara hanya akan dipilih oleh 7 Presidium terpilih, tapi nuansanya juga terasa seperti di arena Muswil. Apalagi banyak kandidat dengan track record mumpuni sudah bermunculan. Kami akan mencari dua figur di posisi sentral organisasi itu melalui serangkaian syarat sebagai kriteria agar siapa yang jadi pilihan nanti setidaknya mendekati idealnya.
Tentu tidak akan sempurna dan seideal yang kita dambakan karena tidak ada yang sempurna kecuali Allah SWT. Tapi, In Shaa Allah kami berusaha bertindak adil dan obyektif agar menghasilkan figur sekretaris dan bendahara yang bisa sejalan dan seirama dengan 7 presidium, tidak terkooptasi pada unsur apapun, semata-mata memang pengabdian bagi rumah besar kita, MW KAHMI Sulut,’’ urai Hairil Paputungan, salah satu presidium terpilih.
Nama-nama yang beredar untuk posisi sekretaris antara lain, Roy Asona, Rahmat Adam, Nur Rahma, Idam Malewa, Syarif Darea, Muchammad Burhanuddin, Lanny Ointu, Sarwono Nou, dan masih banyak lagi. Sementara kandidat bendahara mencuat nama seperti Indah Samuel, Michael Tangoy, Shinta Saloewa dan lainnya.
Didominasi Pendekar Hukum
Sementara itu, 7 Presidium MW KAHMI Sulut terpilih pada Muswil X yang berakhir Minggu (1/11) dini hari, adalah Jifly Adam, Fikry Darise, Mazdhabulla Ali dan Firman Musitka. Empat figur ini adalah pendekar hukum yang sukses meraih 4 dari 7 kursi Presidium MW di Wilayah yang digelar 30-31 Oktober hingga 1 November dini hari.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

