Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Bahaya Baterai HP Kembung: Penyebab, Dampak, dan Solusi yang Perlu Diketahui

Tesalonika Pontororing • Senin, 14 Oktober 2024 | 17:15 WIB

Ilustrasi SmartPhone. (Bing)
Ilustrasi SmartPhone. (Bing)

MANADOPOST.ID – Baterai handphone (HP) kembung adalah masalah serius yang sering diabaikan oleh pengguna. Jika dibiarkan, baterai kembung dapat menyebabkan kerusakan pada perangkat, bahkan berisiko menimbulkan kebakaran.

Masalah ini sering kali disebabkan oleh kebiasaan buruk pengguna saat mengecas atau penggunaan charger yang tidak sesuai.

Berikut ini lima penyebab umum baterai HP kembung yang perlu Anda ketahui dan hindari:

1. Pengecasan Berlebih
Membiarkan baterai terhubung dengan charger setelah mencapai 100 persen adalah salah satu penyebab utama baterai HP kembung. Proses pengisian berlebih menciptakan tekanan di dalam sel baterai, yang dapat menyebabkan reaksi kimia tidak stabil dan memicu pembengkakan.

Solusinya adalah menggunakan charger pintar yang otomatis memutus aliran listrik saat baterai penuh, atau dengan mencabut charger setelah pengisian selesai. Kebiasaan ini dapat memperpanjang umur baterai dan menjaga performa HP tetap optimal.

2. Penggunaan Charger Tidak Resmi
Charger yang tidak sesuai standar atau buatan pabrikan yang tidak resmi dapat memberikan arus listrik yang tidak stabil. Charger "abal-abal" ini sering kali tidak memiliki sistem pengaman yang baik, sehingga baterai bisa mengalami overheat dan kembung akibat tekanan berlebih di dalamnya.

Selalu gunakan charger original atau yang bersertifikasi resmi untuk menjaga kualitas arus listrik yang masuk ke perangkat dan mencegah kerusakan baterai.

3. Paparan Suhu Ekstrem
Suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin dapat menyebabkan masalah pada baterai HP. Misalnya, meninggalkan HP di dalam mobil yang panas dapat memicu ekspansi bahan kimia dalam baterai dan meningkatkan risiko kembung. Begitu juga, suhu dingin ekstrem dapat membuat baterai tidak stabil dan mengganggu kinerjanya.

Idealnya, baterai HP berfungsi paling baik pada suhu antara 0 hingga 35 derajat Celsius. Oleh karena itu, penting untuk menjaga HP di tempat yang sejuk dan menghindari paparan langsung terhadap sinar matahari atau sumber panas.

4. Over-discharge
Over-discharge terjadi ketika baterai HP dibiarkan kosong terlalu lama sebelum diisi ulang. Kebiasaan ini dapat merusak sel-sel baterai, mengurangi kapasitasnya, dan meningkatkan risiko kembung.

Untuk mencegah over-discharge, sebaiknya segera lakukan pengisian saat baterai sudah mendekati level kosong, tetapi jangan tunggu hingga mencapai 0 persen.

5. Kerusakan Fisik
Benturan keras atau jatuh dapat menyebabkan kerusakan pada struktur baterai, yang mengakibatkan kebocoran atau perubahan bentuk. Sel-sel baterai yang rusak bisa bereaksi secara tidak normal, yang kemudian menyebabkan pembengkakan.

Penting untuk selalu menjaga HP dari benturan dan tekanan berlebih, termasuk menghindari penggunaan casing yang terlalu ketat yang bisa menekan baterai.

Meskipun terlihat sepele, baterai HP kembung dapat menimbulkan risiko serius jika tidak ditangani. Selain menjaga kebiasaan pengecasan yang baik dan menggunakan charger resmi, penting untuk mengganti baterai yang sudah menunjukkan tanda-tanda kembung. Dengan begitu, Anda bisa mencegah kerusakan lebih lanjut pada perangkat dan menghindari potensi bahaya lainnya.

Editor : Clavel Lukas
#charge #hp