MANADOPOST.ID— Insiden kecelakaan laut terjadi di perairan Likupang Barat menuju Desa Talise, Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (5/2/2026) sore. Sebuah prahu dilaporkan mengalami patah dek akibat kelebihan muatan penumpang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Utara, Theodore Lumingkewas, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WITA.
“Laporan yang kami terima, perahu mengalami patah dek karena kelebihan penumpang,” ujar Lumingkewas.
Berdasarkan hasil konfirmasi BPBD dengan Camat Likupang Barat serta Kepala Desa Talise, jumlah penumpang diperkirakan mencapai sekitar 100 orang.
Seluruh penumpang diketahui merupakan warga Desa Talise yang hendak pulang kampung untuk mengikuti perayaan adat Tulude yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (6/2/2026).
Perahu tersebut bertolak dari Likupang menuju Talise, namun di tengah perjalanan mengalami kerusakan pada bagian dek akibat beban berlebih.
Mendapat informasi kejadian, Kepala Desa Talise, Ferdi Kirauhe, langsung mengerahkan masyarakat setempat untuk membantu proses evakuasi di laut.
“Begitu menerima kabar, pemerintah desa bersama warga langsung bergerak melakukan penjemputan dan evakuasi,” jelas Lumingkewas.
Sekitar pukul 17.45 WITA, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat dan dibawa ke Dermaga Desa Talise.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Saat ini, warga bersama aparat masih melakukan penurunan barang-barang dari perahu yang mengalami kerusakan.
BPBD Minut mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan faktor keselamatan saat menggunakan transportasi laut, terutama dengan tidak melebihi kapasitas angkut kapal.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Jangan memaksakan jumlah penumpang karena sangat berisiko,” tandas Lumingkewas.(Del)
Editor : Ridel Palar