Kemunculan buaya tersebut pertama kali dilihat masyarakat yang berada di pesisir pantai untuk berenang dan bersantai.
Hal ini pun menjadi kekhawatiran masyarakat, karena keberadaan buaya liar di sekitar lokasi wisata berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung, terutama anak-anak dan wisatawan yang beraktivitas di air.
Dari keterangan pihak kepolisian sektor Kombi, buaya liar tersebut akhirnya berhasil ditangkap oleh warga nelayan di sekitar Pantai Tinggian. Proses penangkapan dilakukan secara bersama-sama dengan penuh kehati-hatian guna menghindari risiko korban.
“Buaya sudah ditangkap oleh warga yang melakukan jubi di pantai, dengan panjang kurang lebih 4 meter,” ucap Kapolsek Kombi, AKP Andris Kasim, Minggu (22/2/2026).
Hingga saat ini, situasi di sekitar pantai dilaporkan kembali kondusif, namun masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan.
Sebagai langkah antisipasi ke depan, Polsek Kombi mengimbau kepada para wisatawan maupun owner tempat wisata pantai di sepanjang wilayah Kecamatan Kombi agar tetap waspada dan segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda keberadaan satwa liar di sekitar pesisir.
“Keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama demi menjaga keamanan dan kenyamanan destinasi wisata pantai di wilayah tersebut,” tutup Kapolsek Kombi.(ler)
Editor : Lerby Fabio Tamuntuan