Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPS Catat Penurunan Jumlah Desa dengan Kantor Pos di Bitung, Apa Dampaknya?

P
Penulis: Pratama Karamoy❯
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Layanan pos di Kota Bitung mengalami dinamika menarik dalam lima tahun terakhir. Data terbaru yang dihimpun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Pendataan Potensi Desa menunjukkan bahwa jumlah desa dan kelurahan yang memiliki kantor pos di wilayah ini mengalami penurunan dari enam lokasi pada tahun 2020 menjadi hanya tiga pada tahun 2024.

Photo
Photo

Pada tahun 2020, enam kelurahan atau desa di Bitung tercatat memiliki fasilitas kantor pos, baik berupa kantor pembantu maupun rumah pos. Namun pada 2021, jumlahnya sedikit menurun menjadi lima, dan tiga tahun berikutnya terus bertahan di angka tiga. Tren ini menunjukkan adanya pergeseran layanan yang kemungkinan dipengaruhi oleh efisiensi jaringan dan peralihan sebagian aktivitas komunikasi ke ranah digital.


Advertisement

 

Jika dilihat per kecamatan, Maesa menjadi wilayah yang paling konsisten memiliki layanan pos dengan dua kelurahan yang tetap aktif sejak 2020 hingga 2024. Sementara itu, Matuari sempat memiliki satu kelurahan dengan kantor pos pada tahun 2020 dan 2021, namun tidak lagi tercatat memiliki layanan serupa pada 2024. Kecamatan Girian juga menunjukkan penurunan, dari dua kelurahan pada 2020 menjadi hanya satu di 2021, dan kemudian tidak tercatat lagi di 2024.

 

Advertisement

Sementara empat kecamatan lainnya yaitu Madidir, Lembeh Selatan, Lembeh Utara, Aertembaga, dan Ranowulu tidak memiliki desa atau kelurahan dengan fasilitas kantor pos pada tahun 2024. Kondisi ini memberi gambaran bahwa layanan pos di Bitung masih terpusat di area perkotaan dengan aktivitas ekonomi yang lebih padat, sementara wilayah pinggiran kemungkinan lebih mengandalkan layanan pos pembantu atau distribusi melalui kecamatan terdekat.

 

 

Advertisement

BPS mencatat bahwa data ini sudah mencakup berbagai jenis layanan pos, termasuk pos pembantu dan rumah pos yang beroperasi dalam skala kecil. Artinya, penurunan jumlah kelurahan yang memiliki kantor pos tidak selalu menandakan penurunan layanan, melainkan bisa jadi bentuk penyesuaian terhadap pola komunikasi masyarakat yang kini semakin bergeser ke arah digitalisasi dan layanan berbasis jaringan.

 

Meski demikian, peran pos di tingkat lokal tetap penting, terutama untuk distribusi dokumen resmi, layanan keuangan berbasis pos, serta pengiriman barang bagi masyarakat yang belum sepenuhnya beralih ke platform daring. Ke depan, tantangan yang dihadapi adalah bagaimana menjaga ketersediaan layanan ini tetap merata tanpa mengorbankan efisiensi dan kemudahan akses.

 

Dengan hanya tiga kelurahan yang kini memiliki kantor pos aktif, Kota Bitung dihadapkan pada kebutuhan untuk menyeimbangkan antara transformasi digital dan pelayanan publik konvensional. Langkah-langkah strategis seperti optimalisasi pos pembantu dan integrasi dengan layanan logistik digital bisa menjadi kunci agar komunikasi dan pengiriman di seluruh wilayah tetap berjalan efektif.(pr)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Manado PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kemiskinan Ekstrem Sangihe Turun, dari 3,2 Persen Jadi 1,7 Persen

Kemiskinan Ekstrem Sangihe Turun, dari 3,2 Persen Jadi 1,7 Persen

Angka kemiskinan ekstrim

Jurang Ketimpangan Menganga, Kemiskinan Minsel Turun tapi Orang Miskin Makin Susah, Ini Data BPS

Jurang Ketimpangan Menganga, Kemiskinan Minsel Turun tapi Orang Miskin Makin Susah, Ini Data BPS

Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) memotret sebuah paradoks krusial dalam peta kesejahteraan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). 

AKBP Albert Zai Sambut Kepala BPS Bitung, Komitmen Sukseskan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

AKBP Albert Zai Sambut Kepala BPS Bitung, Komitmen Sukseskan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

Kapolres Bitung AKBP Albert Zai SIK MH, menerima kunjungan silaturahmi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bitung Carlos E Siburian

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer