Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Bahan Pokok Bitung: Ada yang Naik, Ada yang Tetap, Mana yang Untungkan Warga?

P
Penulis: Pratama Karamoy❯
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Fluktuasi harga bahan pokok di Pasar Kota Bitung sepanjang tahun lalu memperlihatkan dinamika menarik di tengah upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah. Data resmi menunjukkan bahwa beberapa komoditas strategis seperti beras, cabe, tomat, hingga minyak goreng mengalami pergerakan harga yang beragam dari triwulan ke triwulan.

Photo
Photo

Untuk komoditas utama, beras jenis premium dan medium menunjukkan kestabilan luar biasa. Sepanjang empat triwulan, harga beras premium bertahan di kisaran Rp14.500 per kilogram, sementara beras medium tetap di angka Rp14.000. Stabilitas ini menjadi sinyal positif bagi masyarakat karena beras merupakan kebutuhan pokok yang paling sensitif terhadap perubahan harga.


Advertisement

 

Berbeda dengan beras, komoditas cabe dan tomat justru menunjukkan lonjakan tajam di pertengahan tahun. Cabe merah yang semula dihargai Rp50.000 per kilogram pada triwulan pertama, melonjak menjadi Rp55.000 pada triwulan ketiga dan bertahan hingga triwulan keempat. Cabe keriting juga sempat stabil di kisaran Rp40.000 hingga akhirnya turun menjadi Rp35.000 di penghujung tahun. Kenaikan dan penurunan ini menggambarkan dampak musim panen dan pasokan yang fluktuatif di pasar lokal.

 

Advertisement

Sementara itu, harga tomat mengalami perubahan paling ekstrem. Dari hanya Rp10.000 per kilogram di awal tahun, harga tomat meningkat drastis menjadi Rp25.000 pada triwulan ketiga, sebelum anjlok kembali ke Rp8.000 di triwulan keempat. Fenomena ini mencerminkan kondisi pasokan hasil pertanian yang sering kali tidak seimbang antara produksi dan kebutuhan pasar.

 

Advertisement

 

Untuk kelompok bumbu dapur, harga bawang merah dan bawang putih bergerak variatif. Bawang merah sempat turun dari Rp50.000 menjadi Rp40.000 di pertengahan tahun, lalu naik lagi ke Rp50.000 menjelang akhir tahun. Begitu pula bawang putih yang stabil di Rp40.000 hingga akhirnya naik ke Rp50.000 di triwulan terakhir. Pergeseran harga ini menandakan adanya pengaruh impor dan distribusi antar daerah.

 

Dari sisi gula dan minyak goreng, kestabilan harga cukup terjaga. Gula pasir hanya naik sedikit dari Rp17.000 menjadi Rp18.000 per kilogram, sementara gula semut tetap di angka Rp35.000 sepanjang tahun. Untuk minyak goreng, harga minyak curah sempat mengalami kenaikan bertahap dari Rp15.000 di awal tahun menjadi Rp18.500 di akhir tahun. Adapun minyak goreng kemasan dua liter (Filma) tetap stabil di Rp48.000 sepanjang 2024.

 

Sektor bahan olahan seperti tepung terigu justru menunjukkan konsistensi tanpa gejolak berarti. Merek Kompas dan Gatot Kaca masing-masing bertahan di harga Rp14.000 dan Rp13.000 per kilogram, memberikan sedikit napas bagi pelaku usaha kecil di bidang kuliner dan rumah tangga.

 

Secara keseluruhan, kondisi harga bahan pokok di Bitung pada tahun 2024 memperlihatkan keseimbangan antara komoditas yang fluktuatif dan yang stabil. Meski ada kenaikan pada beberapa item seperti cabe dan minyak goreng, kestabilan beras, gula, serta tepung memberi ruang bagi masyarakat untuk tetap beradaptasi di tengah tekanan ekonomi dan perubahan musim produksi.(pr)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Manado PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ini Daftar Lokasi di Kota Manado yang Menjadi Titik Penilaian Adipura 2026, Ada Pasar Hingga TPA

Ini Daftar Lokasi di Kota Manado yang Menjadi Titik Penilaian Adipura 2026, Ada Pasar Hingga TPA

Tim penilaian Adipura 2026 sedang melakukan pemantauan di sejumlah titik di Kota Manado. Seperti TPA, pasar, sungai hingga puskesmas

Beban Perumda Pasar Manado Dibongkar, Pajak, Infrastruktur Hingga Kesejahteraan Karyawan Dibahas

Beban Perumda Pasar Manado Dibongkar, Pajak, Infrastruktur Hingga Kesejahteraan Karyawan Dibahas

Wali Kota Andrei Angouw rapat teknis bersama Perumda Pasar. Berbagai hal dibahas yakni pajak, infrastruktu hingga beban pengeluaran

Perusakan Pagar Pembatas di Pasar Bersehati Telah Dilaporkan di Polresta, Ini Penjelasan Dirut

Perusakan Pagar Pembatas di Pasar Bersehati Telah Dilaporkan di Polresta, Ini Penjelasan Dirut

Dirut PD Pasar manado telah memproses hukum pedagang yang merusak pagar pembatas. Menurutnya, pagar pembatas dipasang agar pedagang berjualan di dalam hanggar. Bukan di jalan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer