Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukan Sekadar Melatih, Coach Michael Pangkey Juga Temani Perjalanan Basket Putrinya hingga Final

K
Penulis: Kenjiro Tanos❯
Coach Mike mendampingi putri bungsunya membawa MIS ke final DBL Sulut 2026, memburu gelar ketiga beruntun atau threepeat.
Coach Mike mendampingi putri bungsunya membawa MIS ke final DBL Sulut 2026, memburu gelar ketiga beruntun atau threepeat.

Advertisement

 

MANADOPOST.ID - Selama hampir 17 tahun mengabdi di Manado Independent School (MIS), Michael Pangkey telah melewati banyak musim kompetisi, membina berbagai generasi pemain, dan mengukir perjalanan panjang di dunia basket pelajar.

Namun, musim ini memiliki arti tersendiri baginya. Dari pinggir lapangan, ia kembali mendampingi putrinya sendiri, Wyome Kiona Rey Pangkey, dalam perjalanan menuju partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2026 North Sulawesi.

Advertisement

Bagi Michael, yang akrab disapa Coach Mike, perjalanan tersebut bukan sekadar tentang prestasi tim. Ada ikatan keluarga dan kenangan panjang yang menyertainya. Ia pernah mendampingi anak pertamanya berlaga di DBL North Sulawesi 2011. Kini, ia kembali berada di panggung yang sama bersama Kiona, putri bungsunya yang menjalani tahun terakhir sebagai student-athlete.

Momen itu terasa semakin istimewa setelah tim basket putri MIS memastikan tempat di final musim ini. Mereka melaju ke partai puncak setelah menundukkan SMA Rexmundi Manado dengan skor telak 115-0 pada semifinal, Rabu (21/10).

Hasil tersebut sekaligus membawa MIS ke final untuk ketiga kalinya secara beruntun di bawah asuhan Coach Mike. Dalam dua musim sebelumnya, tim putri MIS berhasil mengakhiri perjalanan dengan gelar juara. Kini, mereka kembali berpeluang mempertahankan takhta sekaligus memburu gelar ketiga berturut-turut atau threepeat.

Advertisement

Meski hasil pertandingan terlihat meyakinkan, perjalanan MIS musim ini tidak sepenuhnya berjalan lancar. Sejumlah pemain mengalami cedera sejak masa persiapan, termasuk seorang pemain yang mengalami cedera anterior cruciate ligament (ACL) sekitar satu bulan sebelum latihan dimulai.

Kondisi tersebut membuat MIS harus menyesuaikan komposisi tim. Mereka akhirnya menjalani kompetisi dengan 11 pemain, sementara cedera kembali menjadi kendala pada pertandingan pertama.

“Sejak persiapan awal ada kendala di beberapa pemain. Satu pemain ACL sebulan sebelum persiapan, sehingga tidak bisa dibawa ke DBL dan harus mengambil keputusan operasi tanggal 16 lalu. Jadi kami tampil dengan 11 orang, ditambah ada kendala pemain yang cedera di laga pertama,” ungkap Coach Mike.

Di tengah situasi tersebut, ia berusaha menjaga tim tetap fokus. Pengalaman panjang dalam membina pemain menjadi bekal untuk menghadapi berbagai tantangan selama kompetisi berlangsung.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Manado PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pulang ke Benzar, Coach Niky Bawa Tim Putri Kembali ke Final DBL North Sulawesi 2026

Pulang ke Benzar, Coach Niky Bawa Tim Putri Kembali ke Final DBL North Sulawesi 2026

Kembali ke almamater, Coach Niky membawa Benzar ke final DBL Sulut 2026 dan bersiap menghadapi MIS demi merebut gelar juara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer