Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Manfaatkan Ember Bekas, Rangga: Perumda Pasar Lagi Perang Lawan Sampah

B
Penulis: Baladewa Setlight❯
PATUT DITELADANI: Perumda Pasar Manado kini menerapkan pemilahan sampah sejak dari sumbernya
PATUT DITELADANI: Perumda Pasar Manado kini menerapkan pemilahan sampah sejak dari sumbernya

Advertisement

MANADOPOST.ID — Upaya membangun budaya kebersihan di lingkungan pasar mulai digerakkan Perumda Pasar Manado dari titik paling dekat yakni Kantor Pusat.

Tak sekadar menambah fasilitas kebersihan, Perumda Pasar Manado kini menerapkan pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Langkah ini menjadi fondasi awal sebelum gerakan serupa diperluas ke seluruh unit dan area pasar yang berada di bawah pengelolaan perusahaan daerah tersebut.

Menariknya, gerakan itu tidak diawali dengan pengadaan sarana baru yang mahal. Perumda Pasar Manado justru memanfaatkan ember bekas yang masih layak pakai sebagai wadah pemilahan sampah.

Advertisement

Di Kantor Pusat, sampah dipilah ke dalam empat kategori, yakni organik, anorganik, B3 (bahan berbahaya dan beracun), serta residu.

Direktur Umum Perumda Pasar Manado, Rangga Paonganan, mengatakan pemilahan sengaja dimulai dari internal kantor agar para pegawai terlebih dahulu memahami sekaligus mempraktikkan kebiasaan tersebut sebelum melakukan edukasi ke unit-unit pasar.

“Kita mulai dari kantor pusat. Sebelum kita mengajak dan melakukan sosialisasi ke unit-unit pasar, tentunya kita harus mulai dari diri kita sendiri. Pegawai di kantor pusat harus memahami dan menerapkan terlebih dahulu bagaimana memilah sampah dengan benar,” ujar Rangga.

Advertisement

Menurut dia, langkah tersebut bukan semata-mata persoalan menyediakan wadah sampah berdasarkan kategori. Lebih dari itu, Perumda Pasar Manado ingin membangun perubahan perilaku dan menanamkan kesadaran bahwa sampah harus ditangani sejak pertama kali dihasilkan.

Pemanfaatan ember bekas, kata Rangga, juga membawa pesan tersendiri. Barang yang dianggap sudah tidak terpakai masih dapat diberi fungsi baru sepanjang kondisinya memungkinkan.

“Kita memanfaatkan ember bekas yang masih bisa digunakan. Ini sederhana, tetapi pesan yang ingin kita sampaikan adalah barang yang sudah tidak terpakai masih bisa memiliki manfaat. Yang penting adalah kemauan untuk mengurangi sampah dan mengelolanya dengan baik,” tambahnya.

Skema pengelolaan selanjutnya juga mulai dipetakan. Sampah organik yang terkumpul akan diarahkan untuk budidaya maggot maupun diolah menjadi pupuk kompos.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Manado PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kebersihan di Tempat Interaksi Publik di Kota Manado, Termasuk Pasar Tradisional Harus Diperhatikan

Kebersihan di Tempat Interaksi Publik di Kota Manado, Termasuk Pasar Tradisional Harus Diperhatikan

Wali Kota Manado Andrei Angouw mengingatkan kepada instansi yang memiliki kewenangan untuk memperhatikan kebersihan di setiap tempat publik, termasuk pasar tradisional

Seorang ASN Pemkot Manado Diduga Salah Gunakan Wewenang dan Jabatan Diperiksa BKPSDM

Seorang ASN Pemkot Manado Diduga Salah Gunakan Wewenang dan Jabatan Diperiksa BKPSDM

Tim Pemeriksa BKPSDM Kota Manado melaksanakan pemeriksaan terhadap satu orang ASN diduga terkait penyalahgunaan wewenang dan jabatan

Sampah Hiasi Saluran Air di Kecamatan Singkil, Warga Diingatkan Dampak Buang Sampah Sembarangan

Sampah Hiasi Saluran Air di Kecamatan Singkil, Warga Diingatkan Dampak Buang Sampah Sembarangan

Tim gorong-gorong Kecamatan singkil, Manado bersama lurah dan ketua lingkungan menemukan tumpukan sampah plastik di saluran air di Salter

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer