
Dalam sambutannya, Sekkab yang menekankan bahwa Idul Adha adalah momen spiritual dan sosial yang mengajarkan nilai keikhlasan, kepatuhan, serta kepedulian terhadap sesama.
“Semangat berkurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi menjadi simbol pengorbanan diri, ketulusan hati, dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Kamagi.
Adapun bantuan dari Presiden RI berupa seekor sapi kurban dengan bobot 875 kilogram, diperuntukkan bagi kaum duafa di Kabupaten Talaud sebagai bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya di daerah perbatasan.
Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud juga menyalurkan tujuh ekor sapi kurban ke masjid, yakni:
Masjid Agung Jabal Rahman (Melonguane)
Masjid Al-Anshar (Lirung)
Masjid Nursalam (Resduk)
Masjid Al-Inayah (Bowombaru)
Masjid Nurul Jihad (Bawunian)
Masjid Al-Hurah (Bawunian).
“Bantuan ini adalah wujud komitmen Pemkab Talaud dalam mendukung kehidupan beragama yang harmonis serta mempererat kebersamaan antarsesama anak bangsa di Bumi Porodisa,” tambah Kamagi.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan kurban sebagai penguat iman, solidaritas sosial, dan semangat persaudaraan dalam bingkai kebangsaan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Talaud, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Bagian Kesra Setda, Tim Pos Pelayanan BKHIT Sulut di Talaud, para pengurus Badan Takmir Masjid Jabal Rahman Melonguane, serta para ketua BTM dari masjid-masjid penerima bantuan kurban.
Acara ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kerukunan serta keharmonisan sosial di Kabupaten Kepulauan Talaud. (Del)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

