Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Aktivitas Jadi Lebih Sepi, Simak Curhatan Pedagang dan Buruh Pelabuhan Melonguane

T
Penulis: Tanya Rompas❯
Buruh bagasi di Pelabuhan Melonguane, Talaud.
Buruh bagasi di Pelabuhan Melonguane, Talaud.

MANADOPOST.ID— Aktivitas pelayaran di Pelabuhan Melonguane jadi lebih sepi dari biasanya.


Advertisement

Kondisi ini ditengarai terjadi usai pembekuan Document of Compliance (DOC) milik PT Surya Pacific Indonesia (SPI).

“Lahan kerja kami sekarang berkurang. Jadi berharap KM Barcelona beroperasi lagi,” ujar Obet Larenggam, Mandor Pelabuhan Melonguane, diamini buruh bagasi lainnya.

Pedagang di Bumi Porodisa juga mengaku terdampak. Abdon Ambalau, pedagang di Pasar Melonguane menuturkan, stok bahan dagang saat ini mulai berkurang. “Kalau bisa KM Barcelona beroperasi lagi dan seterusnya ada penambahan kapal,” pintanya.

Advertisement

Apalagi tambahnya, regulasi saat ini semakin ketat. “Sekarang tidak lagi dijual tiket alas. Otomatis yang bisa berangkat (ke Manado) terbatas. Banyak yang tidak dapat tiket. Jadi kalau bisa tambah armada kapal,” harapnya.

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan memutuskan untuk membekukan Document of Compliance (DOC) milik PT Surya Pacific Indonesia (SPI), perusahaan yang menaungi operasional KM Barcelona VA yang terbakar beberapa waktu lalu. Dengan pencabutan ini, seluruh kapal yang beroperasi di bawah naungan PT SPI dinyatakan tidak lagi memenuhi persyaratan pelayaran yang berlaku.

Pembekuan itu kata Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Manado, Kolonel Marinir Amrul Adriansyah, bersifat sementara. “Ini pembekuan DOC kan sifatnya temporer. Sesegera mungkin SPI memperbaiki kapalnya agar ada peninjauan ulang,” bebernya.

Advertisement

PT SPI diketahui termasuk operator kapal penumpang dengan jaringan pelayaran terluas di Sulawesi Utara hingga Maluku. SPI tercatat mengelola sejumlah kapal penumpang lain seperti KM Barcelona I, Barcelona II, Barcelona IIIA, dan KM Venecian. Kapal-kapal tersebut melayani rute hingga ke wilayah Maluku, seperti Sanana dan Buano.(***)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Manado PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer