MANADOPOST.ID--Pemerintah Kota Tomohon resmi mengukuhkan dan melantik Pengurus Karang Taruna Kota Tomohon Periode 2025–2030 dalam sebuah upacara yang berlangsung di Gedung AAB, Senin (1/12/2025).
Pelantikan dipimpin langsung Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk, didampingi Wakil Wali Kota Sendy Rumajar. Hadir pula Ketua DPRD Kota Tomohon, Ferdinand Mono Turang SSos serta Kepala Dinas Sosial Thomly Lasut SH.
Dalam sambutannya, Wali Kota Caroll Senduk menegaskan bahwa Karang Taruna memiliki peran penting sebagai organisasi sosial kepemudaan yang membina kreativitas dan karakter generasi muda.
Orang nomor satu di Kota Bunga ini mengapresiasi kerja pengurus sebelumnya yang telah mendorong kemajuan organisasi hingga menyentuh tingkat kelurahan.
“Karang Taruna adalah organisasi strategis dalam membangun kreativitas, karakter, dan kepedulian sosial generasi muda. Amanat Permensos Nomor 9 Tahun 2025 juga menuntut profesionalisme dan relevansi organisasi ini dalam kemitraannya dengan pemerintah,” tegas Caroll.
Caroll Senduk turut menyoroti tantangan besar yang kini dihadapi pemuda, mulai dari perubahan teknologi, dinamika sosial, hingga tantangan ekonomi.
Menurutnya, Tomohon membutuhkan generasi muda yang tangguh, inovatif, dan berintegritas untuk menjawab kebutuhan pembangunan di masa kini. Karenanya, pelantikan pengurus baru menjadi momentum penting untuk memperkuat arah organisasi, meningkatkan sinergi, dan melahirkan program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia berharap kepengurusan baru dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Tomohon sebagai kota religius, berbudaya, inovatif, dan berdaya saing.
“Saya percaya pengurus Karang Taruna dapat bekerja dengan dedikasi demi kemajuan organisasi dan kesejahteraan masyarakat. Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan kebijaksanaan dalam mengemban tugas,” tutup Wali Kota Caroll Senduk.
Adapun diketahui, komposisi pengurus inti Karang Taruna Kota Tomohon masing-masing Ketua Oktavianus Mende SH MKn, Sekretaris Robby Lumi dan Bendahara Franky Oroh And. (yol)
Editor : Julius Laatung