Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Dapat 5 Medali Emas Berturut-turut, Atlet Gulat Mijain Lopez Nunez Pecahkan Rekor

Jackly Makaraung • Jumat, 9 Agustus 2024 | 07:42 WIB

Mijain Lopez Nunez
Mijain Lopez Nunez
MANADOPOST.ID–Olimpiade Paris 2024 berhasil menciptakan rekor baru para atlet. Kali ini pegulat legendaris asal Kuba, Mijain Lopez Nunez, mencetak sejarah baru di Olimpiade Paris 2024. Ia menjadi atlet pertama yang berhasil meraih lima medali emas perorangan berturut-turut dalam cabang olahraga yang sama.

Pada final cabang olahraga gulat nomor Greco-Roman 130 kg, Lopez mengalahkan wakil Chile, Yasmani Acosta, untuk mengamankan medali emas kelimanya. Kemenangan ini sekaligus memecahkan rekor empat medali emas Olimpiade perorangan berturut-turut yang sebelumnya dipegang oleh atlet-atlet legendaris seperti Carl Lewis (atletik/lompat jauh), Michael Phelps (renang/gaya ganti 200 m), Katie Ledecky (renang/gaya bebas 800 m), Al Oerter (atletik/cakram), Paul Elvstrom (berlayar), dan Kaori Icho (gulat).

Dalam perjalanan kariernya di enam Olimpiade, Lopez telah mengumpulkan 22 kemenangan dengan hanya satu kekalahan, yang terjadi di perempat final Olimpiade Athena 2004. Sejak edisi Beijing 2008, dominasi Lopez tidak terbendung, menjadikannya salah satu atlet terhebat dalam sejarah Olimpiade. "Beijing adalah tentang masa muda, London adalah tentang transendensi, Rio tentang kerja keras, Tokyo adalah tentang pengorbanan, dan Paris berarti kegembiraan. Untuk mencapai semua hasil ini, seseorang harus mencintai olahraganya, mencintai pekerjaannya, dan menunjukkan kepada dunia bahwa dengan sedikit hal Anda dapat mencapai hal-hal hebat," ujar Lopez setelah kemenangannya di Paris.

Meskipun telah mengumumkan rencana pensiunnya setelah Olimpiade Tokyo 2020, Lopez yang kini berusia 42 tahun memutuskan untuk kembali ke arena gulat, termotivasi oleh keinginan untuk mencetak sejarah lainnya. Setelah pertandingan final di Olimpiade Paris, Lopez menerima tepuk tangan meriah dari penonton sebelum meletakkan sepatunya di tengah matras tradisi yang menandakan pensiunnya seorang pegulat. "Kita harus memberi ruang bagi anak-anak muda yang sedang naik daun untuk memastikan keberlanjutan. Gulat telah menjadi cinta dalam hidupku, sepanjang hidupku," ungkap Lopez, menandai akhir dari karier gemilangnya di dunia olahraga.

Dengan pencapaian ini, Mijain Lopez Nunez tidak hanya mencatatkan namanya dalam sejarah olahraga, tetapi juga menginspirasi generasi atlet berikutnya dengan dedikasi dan cintanya terhadap gulat.(*)

Editor : Jackly Makaraung
#Olimpiade paris #Mijain Lopez Nunez