MANADOPOST.ID-Umat Kristiani saat ini dalam masa masa memasuki minggu sengsara.
Minggu sengsara adalah masa masa di mana umat Krstiani menghayati penderitaan Yesus Kristus yang disiksa, dihina, dicerca, dan disalibkan di Bukit Tengkorak yang berujung kematian.
Penderitaan Yesus ini mengilhami para Paus untuk mengikuti penderitaan Yesus. Para Paus ingin menderita dan mati seperti proses kematian yang dialami Yesus.
Mati menderita demi Yesus itu disebut Martir. Atau seseorang yang rela menderita atau bahkan mati demi mempertahankan keyakinan iman hanya kepada Yesus.
Jelang peringatan Kematian Yesus di Kayu Salib, kita mengenal 12 Paus yang mati Martir.
Paus pertama Rasul Petrus, mati disalibkan terbalik oleh Kaisar Nero yang dikenal kaisar amat kejam. Paus Petrus ingin mati lebih siksa dibanding siksa yang Yesus alami. Itu karena Paus Petrus merasa berdosa karena 3 kali menyangkal Yesus.
Tetapi Paus Petrus diberikan Yesus sebagai pemegang kunci kerajaan sorga. Di atas kubur Paus Petrus pun berdiri Basilika Santo Petrus di Vatikan Roma Italia, yang menjadi pusat 1,3 miliar umat Roma Katolik dunia.
Dalam sejarah panjang Gereja Katolik, para Paus tidak hanya dikenal sebagai pemimpin spiritual bagi umat, tetapi juga sebagai teladan dalam meneladani hidup Yesus Kristus.
Kesederhanaan, keteguhan iman, dan pengorbanan menjadi ciri khas dari banyak pemimpin gereja, terutama di antara mereka yang mati sebagai martir.
Hingga kini, 12 Paus tercatat mati martir, mengikuti jejak Yesus yang mengalami penderitaan dan kematian demi keselamatan umat manusia.
Berikut Daftar 12 Paus Martir:
- Paus Santo Petrus (meninggal sekitar 64 M) – Disalibkan terbalik di bawah Kaisar Nero.
- Paus Santo Linus (67–76 M) – Diyakini wafat sebagai martir.
- Paus Santo Klemens I (88–99 M) – Martir dengan cara ditenggelamkan dengan jangkar.
- Paus Santo Sixtus I (115–125 M) – Wafat sebagai martir selama penganiayaan.
- Paus Santo Telesforus (125–136 M) – Wafat sebagai martir, meskipun penyebab pastinya tidak diketahui.
- Paus Santo Anicetus (155–166 M) – Secara tradisional dianggap sebagai martir.
- Paus Santo Fabianus (236–250 M) – Dihukum mati di bawah Kaisar Decius.
- Paus Santo Kornelius (251–253 M) – Meninggal di pengasingan dan dianggap sebagai martir.
- Paus Santo Stefanus I (254–257 M) – Dibunuh selama penganiayaan di Roma.
- Paus Santo Sixtus II (257–258 M) – Dipenggal saat memimpin Misa.
- Paus Santo Marcellinus (296–304 M) – Martir di bawah pemerintahan Diocletianus.
- Paus Santo Martinus I (649–655 M) – Meninggal dalam pengasingan karena perlakuan buruk dan dianggap martir. (myw)