Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

5 Siswa Dikeluarkan dari Sekolah, Makalalag: Kita So Pastiu, So 12 Tahun Jadi Kepsek

Clavel Lukas • Rabu, 22 Februari 2023 | 14:05 WIB
Angel Lelga. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
Angel Lelga. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
MANADOPOST.ID—Lima siswa Sekolah Menengah Atas SMA Negeri (SMAN) 1 Pinolosian, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel), dikeluarkan. Pasalnya, diduga lima siswa tersebut menyalahi beberapa aturan yang dibuat sekolah dan disepakati oleh orang tua siswa. Hal itu, dikatakan Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 1 Pinolosian, Muhtar H. Makalalag, ketika dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya, Selasa (21/2/2023). Dia mengatakan, dimana aturan itu dirapatkan bersama para guru, lalu disosialisasikan kepada siswa dan orang tua murid. “Jadi, kami bahas poin per poin, bersama orang tua murid terkait aturan tersebut," beber Muhtar. Dalam rapat bersama orang tua murid itu, beber Muhtar terjadi dialog dan respon yang baik, dimana ada orang tua yang menilai naikkan bobot poin dinaikkan karena pelanggaran sedikit berat. “Jadi, orang tua murid itu mendukung, bahkan yang tidak hadir itu, kami pihak sekolah mengirimkan surat beserta dengan hasil yang disepakati," paparnya. Lanjutnya, dia menjelaskan bahwa aturan yang diatur itu, seperti siswa yang terlambat, bolos, lompat pagar, hingga masalah hamil. “Jadi, setiap pelanggaran itu ada bobot nilainya dan maksimalnya itu 90," paparnya. Ditambahkannya, setiap siswa yang melanggar aturan itu, kami dari pihak sekolah memberikan surat panggilan. “Jika, siswa yang telah mendapatkan nilai 70 itu akan diskorsing selama satu minggu." “Kalau nilai, siswa capai 90 itu, kami dari pihak sekolah mengembalikan siswa yang bersangkutan kepada orangtuanya," ujarnya. Setelah itu, kata dia kami dari sekolah tetap akan mengeluarkan surat pindah bagi siswa tersebut, sesuai dengan keputusan orang tua mau dipindahkan kemana. “Untuk surat pindah sekolah akan berikan, tapi sudah tidak bisa lagi sekolah disini (SMA Negeri 1 Pinolosian, red)," sebutnya, seraya menegaskan bahwa perpindahan sekolah itu harus berdasarkan aturannya. Selain itu, dia berterima kasih kepada wartawan yang memuat informasi ini, karena dari dinas telah mengkonfirmasi, bahwa orang tua murid telah melapor. “Dari Dinas sudah tahu, karena so konfirmasi ke sekolah. Sedang, kita so pastiu (bosan,red) dari so 12 tahun jadi Kepsek." “Kalau bapak-bapak mau muat saya berterima kasih, karena dengan cara begini saya bisa terlepas dari jabatan Kepsek," sebut Muhtar dengan nada keras. Bahkan, Kepsek itu menyebutkan bahwa kita mau cari hal, supaya keluar dari sekolah ini. Terpisah, Ketua Komite Sekolah SMA Negeri 1 Pinolosian, Yunita Paputungan, membenarkan bahwa kelima siswa tersebut telah dikeluarkan dari sekolah. “Iya benar dua minggu terakhir," singkatnya. (Romansyah Banjar) Editor : Clavel Lukas
#Guru #Siswa #kepsek