Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

BPOM Manado Perketat Pengawasan Distribusi Pangan selama Ramadan, Pastikan Takjil Aman Dikonsumsi

Ayurahmi Rais • Kamis, 13 Maret 2025 | 13:33 WIB
Kepala Balai POM Manado  Agus Yudi Prayudana saat menerima kunjungan Manado Post, Kamis (13/3).
Kepala Balai POM Manado Agus Yudi Prayudana saat menerima kunjungan Manado Post, Kamis (13/3).

 

 

MANADOPOST.ID – Selama bulan Ramadan tahun ini, pengawasan terhadap bahan pangan di Sulawesi Utara semakin diperketat.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Manado memastikan makanan yang beredar, khususnya takjil untuk berbuka puasa, aman dari bahan berbahaya seperti boraks dan formalin.

Kepala Balai POM Manado, Agus Yudi Prayudana, S.Farm, Apt, MM dalam wawancara eksklusif di ruang kerjanya, Kamis (13/3/2025), menegaskan bahwa pengawasan ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi BPOM untuk melindungi masyarakat dari pangan yang tidak memenuhi standar kesehatan.

“Di momen Ramadan ini, kami rutin melakukan pemeriksaan distribusi bahan pangan, termasuk pengujian laboratorium terhadap makanan berbuka puasa atau takjil. Kami fokus mendeteksi apakah ada kandungan bahan berbahaya seperti boraks, formalin, atau pewarna yang tidak sesuai standar dan berbahaya,” ungkapnya.

Tak hanya di Kota Manado, pengawasan dan pengujian sampel juga dilakukan di sejumlah daerah lain, seperti Kotamobagu, Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Bolaang Mongondow (Bolmong), dan Kota Bitung.

Hingga saat ini, lanjutnya, dari 86 sampel makanan yang diuji, tidak ditemukan adanya kandungan bahan berbahaya.

Menurut Agus, dalam beberapa tahun terakhir, tren di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo menunjukkan bahwa penggunaan bahan pangan berbahaya semakin jarang ditemukan. 

Hal ini berbeda dengan Pulau Jawa yang masih menghadapi banyak kasus serupa. Keberhasilan ini, katanya, tidak lepas dari penindakan ketat yang telah dilakukan BPOM Manado dalam lima tahun terakhir.

“Alhamdulillah, sampai minggu kedua Ramadan ini tidak ditemukan bahan berbahaya yang dapat membahayakan masyarakat. Ini menunjukkan bahwa pelaku usaha di daerah kita semakin sadar akan pentingnya keamanan pangan,” ujarnya.

Baca Juga: RHK GMIM Sabtu 22 Maret 2025, 2 Korintus 10:10-11 Konsistensi Sikap Pelayan

Meski begitu, pengawasan tetap berlanjut hingga seminggu setelah Lebaran, dengan fokus utama pada bahan pangan olahan yang dijual di ritel dan pertokoan

Ia pun memastikan, di tengah efisiensi anggaran, BPOM tetap berkomitmen menjalankan tugasnya demi memastikan keamanan pangan bagi masyarakat.

"Pengawasan ini menjadi prioritas, terutama di bulan Ramadan, saat konsumsi makanan meningkat secara signifikan," kuncinya.

Editor : Ayurahmi Rais
#Ramadan #Kepala Balai POM Manado Agus Yudi Prayudana #pengawasan makanan #BPOM Manado #Takjil