Jelang Seabad di Indonesia, Coca-Cola Angkat Budaya Nongkrong sebagai Simbol Kebersamaan

Amelia Beatrix • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 08:13 WIB
Eva Lusiana (tengah), President Director Coca-Cola Indonesia, berdiskusi dengan Gupta Sitorus (kanan) dan Primo Rizky (kiri), Restaurateur dan Praktisi Industri Kuliner Indonesia mengenai tren food pairing
Eva Lusiana (tengah), President Director Coca-Cola Indonesia, berdiskusi dengan Gupta Sitorus (kanan) dan Primo Rizky (kiri), Restaurateur dan Praktisi Industri Kuliner Indonesia mengenai tren food pairing

MANADOPOST.ID – Menjelang satu abad kehadirannya di Indonesia, Coca-Cola memperkuat kedekatannya dengan masyarakat melalui kampanye "Nongkrong Seru Bareng Coca-Cola". Inisiatif yang diperkenalkan pada perayaan 99 tahun Coca-Cola di Indonesia ini mengangkat budaya nongkrong sebagai ruang kebersamaan lintas generasi, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan untuk tetap menjadi bagian dari momen-momen sederhana yang bermakna bagi masyarakat.

Kampanye tersebut hadir di tengah perubahan gaya hidup yang semakin digital, ketika interaksi tatap muka dinilai semakin berharga. Coca-Cola menilai tradisi makan bersama, berbagi cerita, dan menikmati minuman di sekitar meja makan tetap menjadi cara masyarakat Indonesia mempererat hubungan dengan keluarga, sahabat, maupun komunitas.

Perayaan ini juga menjadi babak baru bagi Coca-Cola Indonesia di bawah kepemimpinan Eva Lusiana, yang baru ditunjuk sebagai President Director PT Coca-Cola Indonesia. Ia menegaskan perusahaan akan terus memperkuat hubungan dengan konsumen sekaligus menjaga relevansi Coca-Cola dengan budaya Indonesia.

"Menjelang 100 tahun kehadiran Coca-Cola di Indonesia, kami bersyukur karena Coca-Cola terus menjadi bagian dari momen keseharian lintas generasi. Bukan hanya dikenal karena rasanya, tetapi juga karena kenangan yang tercipta saat makan bersama keluarga, berkumpul dengan teman, dan berbagai momen kebersamaan," ujar Eva.

Eva Lusiana mendemokan penyajian ikonik Coca-Cola di acara Nongkrong Seru Bareng Coca-Cola
Eva Lusiana mendemokan penyajian ikonik Coca-Cola di acara Nongkrong Seru Bareng Coca-Cola

Melalui program Nongkrong Seru Bareng Coca-Cola, perusahaan menghadirkan pengalaman bersantap yang memadukan makanan, minuman, dan percakapan sebagai perekat hubungan sosial. Salah satu daya tariknya adalah ritual penyajian Coca-Cola yang ikonik menggunakan gelas Contour bersuhu 3 derajat Celsius, es batu padat, Coca-Cola dingin dengan karbonasi maksimal, serta irisan lemon segar untuk menghadirkan sensasi menyegarkan.

Selain itu, Coca-Cola juga memperkenalkan konsep food pairing dan mixology yang dikurasi bersama pelaku industri kuliner Gupta Sitorus dan Primo Rizky. Coca-Cola dipadukan dengan hidangan seperti ayam goreng, burger, pizza hingga kuliner Nusantara seperti mie celor. Sementara Fanta dan Sprite diperkenalkan sebagai pendamping berbagai jenis makanan sesuai karakter rasa masing-masing.

Salah satu kreasi yang diperkenalkan adalah Pickled Cola, perpaduan Coca-Cola dengan acar gherkin dan jalapeño yang menghasilkan kombinasi rasa manis, asam, gurih, dan sedikit pedas.

Eva berharap kampanye ini dapat mendorong masyarakat meluangkan waktu untuk berkumpul, berbagi cerita, dan menikmati hidangan bersama. Menurutnya, momen paling berkesan sering kali lahir dari kebersamaan sederhana di sekitar meja makan, tradisi yang selama hampir satu abad terus ditemani Coca-Cola di Indonesia.(AME)

Editor : Amelia Beatrix
Coca-Cola merayakan 99 tahun Nongkrong Seru Bareng Coca-Cola