MANADOPOST.ID — Produk makanan dan minuman lokal semakin mudah ditemukan konsumen melalui perdagangan digital. Di Tokopedia dan TikTok Shop, jumlah pesanan kategori F&B sepanjang semester pertama 2026 meningkat hampir 95 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada periode tersebut, jumlah pelaku usaha yang menjual produk F&B juga tumbuh 184 persen.
Pertumbuhan ini menjadi bagian dari perubahan pola konsumen menemukan produk. Melalui konsep Discovery Commerce, video pendek, siaran langsung, rekomendasi kreator, dan konten afiliasi tidak hanya menjadi sarana promosi, tetapi turut membuka akses pasar bagi pelaku usaha lokal.
Tokopedia dan TikTok Shop mencatat pesanan F&B yang berasal dari video pendek meningkat 86 persen pada kuartal pertama 2026 secara tahunan. Pertumbuhan serupa juga terjadi pada pesanan melalui fitur LIVE yang naik 86 persen.
Executive Director Tokopedia and TikTok Shop Indonesia Stephanie Susilo mengatakan perkembangan tersebut menunjukkan peluang bagi pelaku usaha F&B untuk menjangkau konsumen di luar basis pelanggan mereka.
Momentum bisnis lokal itu turut tercermin dalam inisiatif #BeliLokal. Sepanjang semester pertama 2026, jumlah penjual dalam inisiatif tersebut meningkat lebih dari 50 persen, sedangkan penjualan produk lokal tumbuh 51 persen dengan total 700 juta produk terjual.
Untuk memberikan apresiasi kepada pelaku usaha dan kreator, Tokopedia dan TikTok Shop melalui #BeliLokal menggelar NYAM Awards 2026. Sebanyak 53 pelaku usaha dan kreator terpilih masuk dalam 10 kategori penghargaan yang mencerminkan inovasi serta perkembangan bisnis F&B lokal.
Sejumlah pemenang berasal dari beragam segmen, antara lain Bittersweet by Najla untuk kategori hampers, Beorganik untuk produk berfokus kesehatan, Nyai Mercon untuk makanan praktis, Sakha Coffee Roastery untuk kategori kopi, serta Japfa Food Online untuk produk segar dan beku.
Salah satu penerima penghargaan, Yayang Dessert asal Tasikmalaya, memanfaatkan TikTok Shop dan kolaborasi dengan ratusan afiliator untuk memperluas pasar. Sementara Japfa Food Online memanfaatkan konten dan kolaborasi digital untuk memperkenalkan produk frozen food.
Perkembangan tersebut memperlihatkan perubahan lanskap perdagangan F&B, ketika produk lokal tidak hanya bersaing melalui kualitas dan harga, tetapi juga melalui kemampuan membangun cerita dan ditemukan konsumen di ruang digital.(AME)
Editor : Amelia Beatrix