MANADOPOST.ID
Dota 2 kembali menyita perhatian dunia karena total hadiah turnamennya yang masih menjadi yang terbesar sepanjang sejarah esports global.
Menurut data Esports Earnings – situs pemantau hadiah turnamen esports – Dota 2 telah mencatatkan total hadiah lebih dari USD 300 juta sejak pertama kali dirilis Valve.
Angka tersebut membuat Dota 2 terus berada di posisi puncak sebagai game dengan hadiah kompetitif terbesar sepanjang masa.
Kontributor terbesar dari hadiah itu adalah turnamen The International (TI) yang tiap tahun selalu mencetak rekor baru.
The International sendiri menggunakan sistem crowdfunding melalui fitur Battle Pass, yang membuat hadiahnya bisa melambung sangat tinggi.
Dilansir dari Esports Charts, TI10 masih memegang rekor sebagai turnamen esports dengan hadiah terbesar sepanjang sejarah dengan nilai lebih dari USD 40 juta.
Besarnya hadiah ini membuat banyak pemain muda ingin terjun ke kompetitif Dota 2 demi mengejar karier profesional.
Banyak tim elite seperti OG, Team Spirit, dan Virtus.pro semakin memperkuat daya saing turnamen tersebut.
OG bahkan menjadi tim tersukses dalam sejarah TI dengan dua kemenangan berturut-turut pada TI8 dan TI9.
Hadiah fantastis itu juga mendorong banyak organisasi esports untuk masuk ke dunia Dota 2.
Selain hadiah turnamen, ekosistem Dota 2 juga kuat karena komunitas globalnya masih sangat besar.
Valve secara rutin merilis update dan patch besar sehingga game tetap fresh untuk kompetitif.
Popularitas Dota 2 juga didukung oleh banyak event pihak ketiga yang memberikan hadiah besar setiap musimnya.
Beberapa event besar seperti ESL One, DreamLeague, dan Riyadh Masters ikut memperkuat posisi Dota 2 sebagai game dengan pemasukan hadiah tertinggi.
Menurut GameRant, Riyadh Masters kini menjadi event non-TI dengan hadiah terbesar yang pernah ada.
Hadiah besar ini membuat banyak pro player mendapatkan pendapatan yang jauh di atas rata-rata pekerja profesional lain.
Pemain seperti N0tail, JerAx, Topson, dan Miposhka masuk daftar atlet esports dengan pendapatan tertinggi di dunia.
Fenomena ini memperlihatkan bagaimana industri game kini berkembang menjadi industri olahraga digital yang sangat menguntungkan.
Banyak analis memprediksi bahwa angka total hadiah Dota 2 akan terus naik dalam beberapa tahun mendatang.
Dota 2 pun semakin mengokohkan diri sebagai “Raja Esports” berkat dominasi hadiah yang belum tersaingi oleh game lain hingga saat ini.
Pencapaian ini membuktikan bahwa esports bukan sekadar hiburan, tetapi juga karier besar yang menjanjikan bagi generasi muda. (m)
Editor : ALengkong