MANADOPOST.ID- Komisi 2 DPRD Kota Manado merekomendasikan agar Kawasan UMKM di Kampung Cina terus beraktivitas.
Hal itu disampaikan setelah adanya penyampaian dari pihak Pemerintah Kota Manado dalam rapat dengar pendapat, Senin (19/1).
"Setelah mendengar berbagai penjelasan,
Komisi 2 mengeluarkan rekomendasi kalau bisatidak ditutup dan terus jalan UMKM di lokasi itu.
Dan tentunya tidak dipungut biaya. Sambil pemerintah mengatur, membuat regulasi supaya terkoordinir dan dikelola secara transparan," kata Sekretaris Komisi 2, Lily Binti.
Libin juga menyampaikan bahwa akan meminta Wali Kota untuk tidak ditutup kawasan tersebut, namun tetap dilakukan evaluasi.
"Komisi 2 akan minta ke Wali Kota selama ada evaluasi. Kan kasihan di situ ada banyak anak muda, mahasiswa juga mencari penghasilan mereka.
Jadi, tetap berjalan aktivitas UMKM, namun ada evaluasi atau pengaturan regulasi dari pemerintah. Dan tentunya kami meminta supaya para pelaku UMKM untuk saling berkomunikasi baik supaya tidak ada miskomunikasi," imbaunya.
Anggota Komisi 2 Andrew Palit saat diwawancarai juga menjelaskan, dalam RDP sudah terungkap bahwa Pemerintah Kota Manado tidak melakukan atau memungut biaya di kawasan tersebut.
"Pak Wali Kota men-support dengan penuh, dengan tulus hati, dan hanya menjalankan Kepwal (Keputusan Wali Kota) dari 2017 nomor 99. Dan Pak Wali juga men-support Kepwal itu.
Jadi, penentuan siapa yang mengurus kawasan itu ditentukan bersama oleh UMKM yang ada di dalam Kampung China ini," jelasnya.
Terkait penutupan sementara yang disampaikan pihak Pemkot, dirinya dalam RDP langsung menghubungi Wali Kota menanyakan keputusan itu.
"Pak Wali sampaikan belum mendapatkan kabar itu. Tapi dari Komisi 2, kami tentu lebih mendukung supaya kawasan ini tetap dibuka.
Dan kalau bisa selama masa peninjauan itu digratiskan saja untuk iurannya. Karena memang belum ada regulasi terkait iuran-iuran," tuturnya.
Komisi 2, lanjutnya, tetap mendukung UMKM, pariwisata daerah, dan juga Pemerintah Kota yang memberi fasilitas.
"Jangan sampai persoalan ini merusak inkubasi yang sebenarnya bagus. Karena aktivitas UMKM ini ada nilai positifnya.
Dan itu ditargetkan supaya lebih banyak UMKM yang berjualan.
Jadi, Komisi 2 kurang setuju ditutup. Tapi kami setuju untuk pengaturan lagi regulasi terkait pengelolaan UMKM di Kampung Cina," kuncinya. (Livrando Kambey)
Editor : Tanya Rompas